Investor Korea Tertarik Bangun Smelter di Banggai

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA-Banyaknya izin pertambangan nikel di Kabupaten Banggai, baik yang masih berstatus eksplorasi maupun telah berstatus operasi produksi, memunculkan minat investor untuk membangun smelter atau fasilitas pengolahan hasil tambang. Salah satu yang berminat adalah investor asal Korea Selatan.

Hal itu dikatakan Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura, saat memberikan sambutan pada kegiatan pelepasliaran anakan maleo yang dikembangkan PT DSLNG melalui program CSR, Selasa (7/6/2022) di Desa Uso, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai.

Bacaan Lainnya

“Ada juga investor Korea yang tertarik untuk bangun smelter di Banggai. Jadi bukan cuma di Morowali yang nantinya ada smelter, tapi di Banggai juga akan ada fasilitas serupa,” kata Rusdy yang hadir bersama Bupati Banggai Amirudin Tamoreka, Kapolda Sulteng serta Danrem 132 Tadulako.

Terkait nikel, gubernur yang baru menjabat sejak Juni tahun 2021 itu mengatakan, ada juga rencana group Hasim Djojohadikusumo untuk berinvestasi nikel di Banggai. “Semoga Banggai akan makin maju,” ujarnya.

Menurut dia, Banggai bersaudara (Kabupaten Banggai, Banggai Laut dan Banggai Kepulauan, red) akan menjadi kabupaten investasi di Sulawesi Tengah. Kunjungannya saja kata Gubernur Sulteng, akan berlanjut ke Banggai Laut guna meninjau calon lokasi kawasan perikanan halal.

“Kawasan perikanan halal ini adalah program yang digagas Wakil Presiden Ma’ruf Amin, dan saya diminta atau ditugaskan wapres untuk menyiapkan daerah di Sulteng sebagai salah satu calon lokasinya,” jelas Rusdy Mastura.

Keberadaan Investasi kata dia, tentu akan meningkatkan kemampuan fiskal daerah, dan ini sesuai dengan visi misi Gubernur Sulteng. Rusdy tak lupa menyampaikan terima kasih pada PT DSLNG yang telah ikut mendukung misi meningkatkan fiskal daerah tersebut. DAR

Pos terkait