BPJS Kesehatan Dorong Tiga Banggai Bersaudara Capai UHC

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- BPJS Kesehatan Cabang Luwuk mendorong tiga Banggai bersaudara yakni Kabupaten Banggai, Kabupaten Banggai Laut (Balut), dan Kabupaten Banggai Kepulauan untuk dapat mencapai Universal health Coverage (UHC), di mana cakupan kepesertaan JKN mencapai 95 persen lebih.

Diketahui, saat ini cakupan kepesertaan JKN di tiga Banggai bersaudara hanya 57 ampai 81 persen, yakni untuk Kabupaten Banggai cakupan kepesertaannya mencapai 81,84 persen atau 302.186 jiwa dan yang belum tercover sebanyak 18,16 persen atau 67.036 jiwa.

Bacaan Lainnya

Kabupaten Banggai Kepulauan, cakupan kepesertaannya mencapai 78,06 persen atau 96.659 jiwa dan yang belum tercover sebanyak 17.175 jiwa atau 21.94 persen dan Kabupaten Balut, cakupan kepesertaanya hanya 41.657 jiwa atau 57,81 persen dan yang belum tercover 30.403 jiwa atau 42 persen.

Sementara tiga kabupaten lainnya yang masuk dalam wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Luwuk, yakni Morowali, Morowali Utara dan Kabupaten Tojo Una-una telah mencapai UHC dengan cakupan kepesertaan di atas 95 persen.

“Alhamdulillah ini semua berkat dukungan media dan sinergi pemerintah daerah. Tiga kabupaten capai UHC dengan keistimewaan. Dimana ketika masyarakatnya didaftarkan oleh Pemda, maka kepesertaanya akan langsung aktif dan masyarakat bisa mendapatkan layanan di Fakes. Kami berharap, tiga Banggai bersaudara ini nantinya bisa menyusul untuk UHC. Apalagi untuk Kabupaten Banggai pernah mencapai UHC dengan keistimewaan,” jelas Kepala BPJS Kesehatan Cabang Luwuk, Arif Sugiharto dalam sambutannya, Kamis (17/7/2021) di kegiatan Media Gathering yang dilaksanakan secara daring via zoom.

Untuk mencapai UHC kata Arif, Pemda harus bisa mencapai cakupan kepesertaan JKN di atas 95 persen dan ketentuan lainnya, yakni mampu mengalokasikan anggaran dalam hal ini APBD untuk membiayai iuran kepesertaan selama satu tahun penuh. “Kami berharap, tiga Banggai bersaudara ini bisa menyusul. Karena banyak manfaat yang akan didapat oleh masyarakat ketika UHC itu tercapai,” kata Arif.

Terkait cakupan kepesertaan di Kabupaten Banggai jelas Arif, sebelumnya Pemda Banggai pernah mencapai UHC dengan cakupan peserta di atas 95 persen. Hanya saja, Pemda ingin melakukan validasi ulang atau mendata kembali warga-warga yang benar-benar layak mendapatkan bantuan jaminan JKN itu.

“Kami (BPJS Kesehatan) berupaya agar tiga Banggai bersaudara ini bisa mencapai UHC. Saya kira tidak butuh waktu lama, apalagi untuk Kabupaten Banggai itu pernah mencapai itu. Datanya sudah ada, tinggal divalidasi lagi,” terangnya.

Selaku penyelenggara JKN, BPJS Kesehatan kata Arif, akan selalu siap membantu Pemda untuk mencapai UHC atau cakupan kepesertaan di atas 95 persen. “Dan tentunya kami juga berharap dukungan dari teman-teman media untuk ikut mendorong pemerintah daerah dalam mencapai cakupan kepesertaan yang UHC,” pungkasnya.

Pos terkait