Posyandu Prakonsepsi Tembus Top 45 Inovasi Pelayanan Publik

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Pemerintah Kabupaten Banggai, di era kepemimpinan Bupati Herwin Yatim dan Wabup Mustar Labolo, atau yang dikenal dengan tagline ‘WINSTAR’ terbilang sukses dalam mewujudkan percepatan perbaikan gizi pada ibu hamil dan anak di daerah ini.

Berbagai apresiasi dan penghargaan dari pemerintah pusat, berhasil didapatkan dari komitmen Winstar mendorong Inovasi Posyandu Prakonsepsi ini.

Terbaru, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (KemenPANRB) mengumumkan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik di Indonesia Tahun 2020.

Dari 45 inovasi itu, salah satunya adalah inovasi Pemerintah Kabupaten Banggai, yakni Inovasi Posyandu Prakonsepsi.

Penetapan Inovasi Posyandu Prakonsepsi ini berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Nomor 192 Tahun 2020 tentang Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 dan Pemenang Outstanding Achievement Of Publik Service Innovation 2020, tertanggal 23 Juli 2020

Serta Pengumuman Deputi Bidang Pelayanan Publik, selaku Ketua Sekretariat KKIP 2020, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Diah Natalisa Nomor :B/190/PP.00.05/2020 Tertanggal 24 Juli 2020.

Inovasi Posyandu Prakonsespsi merupakan salah satu upaya percepatan perbaikan gizi pada ibu hamil. Posyandu Prakonsepsi inilah salah satu strategi memperbaiki kesehatan pada wanita dan penurunan angka kematian ibu dan anak dan stunting (balita pendek).

Hal ini sangat erat kaitannya dengan upaya perbaikan indikator pembangunan manusia. Posyandu prakonsepsi adalah rangkaian dari program penyelamatan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Bahkan inovasi Posyandu Prakonsepsi telah diakui dunia, seperti diundangnya Pemerintah Kabupaten Banggai pada kongres gizi international di Argentina tahun 2017 lalu.

Kristen Hurley, Vice Presiden Lembaga International Vitamin Angels yang berkedudukan di Santa Barbara, AS, mengapresiasi upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Banggai dalam pemenuhan gizi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan.

Dalam sebuah video berdurasi kurang dari 2 menit, Kristen Hurley yang juga Associate Professor di Bidang Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat di Jhon Hopkins University, memperkenalkan pentingnya upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Banggai memastikan pemenuhan gizi secara optimal pada 1000 Hari Pertama Kehidupan yaitu pada masa prakonsepsi hingga anak berusia 2 tahun sangat penting dalam mendukung kesehatan ibu dan anak.

Ia mengatakan bahwa wanita mengalami peningkatan kebutuhan akan zat gizi selama masa kehamilan, dan telah terbukti secara ilmiah bahwa pemberian suplemen multivitamin dan mineral atau yang disebut MMN, memberikan manfaat yang lebih baik pada masa kehamilan serta tumbuh kembang anak.

Yang luar biasa kata dia, Pemerintah Kabupaten Banggai memiliki kepemimpinan dan komitmen yang sangat kuat untuk meningkatkan status gizi anak melalui upaya inovatif yaitu melalui program prakonsepsi, untuk memastikan semua ibu hamil memperoleh zat gizi yang optimal sedini mungkin sebelum kehamilan.

Kabupaten Banggai juga mengintegrasikan suplementasi MMN dalam standar pelayanan antenatal care mereka. Ini menjadi contoh yang baik bagaimana menerjemahkan hasil-hasil penelitian dalam pelaksanaan program gizi yang lebih efektif.

Ia mengungkapkan Vitamin Angels yang berkolaborasi dengan Universitas Hasanuddin dengan senang hati mendukung Kabupaten Banggai melalui penyediaan suplemen MMN. Di akhir Video, Ia mengucapkan selamat untuk Kabupaten Banggai atas upayanya meningkatkan kesehatan dan gizi pada ibu dan anak. NAL

Pos terkait