Kampus 2 Untika Luwuk Bakal Dibangun di Nambo

  • Whatsapp
Amirudin Tamoreka

BANGGAI RAYA- Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin Tamoreka yang juga Ketua Badan Pendiri Yayasan Pendidikan Tompotika Luwuk, mengungkapkan lima program kedepan untuk memajukan kampus biru tersebut.

Lima program ini adalah program Bupati bersama Yayasan Pendidikan Tompotika Luwuk dan civitas akademika Untika Luwuk.

Bacaan Lainnya

Program pertama adalah menyelesaikan pembangunan gedung perkuliahan yang berada di halaman bekalang kampus biru. Kemudian, kedua yakni pembangunan Kampus 2 Untika Luwuk yang akan ditempatkan di Kecamatan Nambo.

“Saya sudah menghubungi Pemerintah Kecamatan Nambo untuk menyiapkan lahan Kampus 2 Untika Luwuk, paling kurang itu 30 hektare,” ujar Bupati Amirudin Tamoreka saat memberikan materi kuliah umum kepada mahasiswa Untika Luwuk, Selasa (28/9/2021) secara virtual.

Pengembangan Kampus 2 Untika Luwuk ini sebagai upaya Pemda Banggai, untuk mendorong kampus biru menjadi Universitas Negeri. “Kenapa? Karena kita melihat potensi ini sangat besar. Kita diapit oleh sejumlah kabupaten yakni Kabupaten Bangkep, Balut, ada Taliabo, Tojo Una-una bahkan Morowali,” katanya.

Potensi letak geografis yang sangat strategis inilah kata Bupati, harus dimanfaatkan untuk mengangkat Untika Luwuk menjadi universitas negeri. “Sehingga Kampus 1 yang saat ini, mungkin nantinya bisa dijadikan untuk khusus Studi S2,” tuturnya.

Olehnya, Ia berharap kepada mahasiswa di kampus biru itu untuk terus belajar dan meningkatkan sumber daya manusia. Sehingga kedepan, ketika cita-cita Untika Luwuk menjadi negeri itu terwujud, SDM pun telah siap.

“Jangan sampai nanti orang-orang luar yang mengisi, tapi adik-adik sendirilah yang mengisi. Cita-cita besar ini kita akan wujudkan bersama-sama,” katanya.

Sementara tiga program lainnya yakni, peningkatan SDM dosen melalui studi S3 bagi dosen-dosen yang menenuhi persyaratan program beasiswa.

Keempat, peningkatan penerima beasiswa bagi mahasiswa Untika Luwuk baik beasiswa Bidikmisi, UKT, Prestasi Akademik (PA) dan lain-lain.

Terakhir, bekerjasama dengan Pemda dalam melakukan penelitian dan pengabdian yang hasilnya akan menjadi rujukan Pemda dalam membuat/mengambil kebijakan. (*)

Penulis: Jajad Sudrajad

Pos terkait