Herwin Berbagi Tips Kembangkan Sektor Pariwisata

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Pemerintah Provinsi Gorontalo melaksanakan Webinar Nasional dengan tema “Startegi Pengembangan Pemasaran Produk Wisata Minat Khusus di Era New Normal Menuju Sustainable Tourism” dalam bentuk daring dengan menggunakan aplikasi Zoom, Senin (20/7/2020).

Kegiatan Webinar tersebut menghadirkan sejumlah narasumber. Salah satu narasumber adalah Bupati Banggai H. Herwin Yatim.

Bupati berprestasi ini dipilih menjadi narasumber atas keberhasilan dalam mengembangkan dan mempromosikan serta mengelola destinasi wisata di wilayahnya.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Banggai, atas kesempatan berbagi tips strategi pengembangan pariwisata.

“Dalam kegiatan Webinar ini, telah hadir salah satu narasumber, yakni Bupati Banggai yang akan menyampaikan langkah-langkah dan strategi dalam mengembangkan sektor pariwisata. Terima kasih Pak Bupati atas kesempatannya,” kata Rusli.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Rusli kepada seluruh narasumber yang hadir, diantaranya Bupati Banyuwangi, Direktur Wisata Alam, Budaya, dan Buatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Alexander Reyean, Ketua Harian Geopark Belitong, Dyah Erowati.

Bupati Herwin mengatakan, sektor pariwisata di Kabupaten Banggai awalnya tidak terlalu dikenal. Kunjungan wisatawan juga biasa saja. Namun dengan komitmen dan upaya bersama, saat ini Kabupaten Banggai mulai dikenal di sektor pariwisatanya. “Seperti wisata Pulau Dua. Objek wisata ini telah masuk dalam 100 kalender of event nasional,” katanya.

Herwin menjelaskan, tujuan terpenting dari pengembangan pariwisata adalah bagaimana pendapatan ekonomi masyarakat itu meningkat.

“Pembangunan pariwisata dirancang untuk membangun ekonomi masyarakat, karena pada destinasi pariwisata sangat erat hubungannya dengan keberadaan masyarakat. Hal inilah yang kami lakukan. Sehingga berbagai intervensi program di sektor pariwisata terus ditingkatkan,” kata Bupati.

Dalam pengembangan sektor pariwisata, Herwin menyampaikan berbagai tips dan langkah yang sudah dilakukan. Yakni membangun pariwisata berbasis kawasan, mendorong inovasi desa, menyelenggarakan even yang unik berbasis kearifan lokal, serta pelatihan sumber daya manusia.

“Langkah yang kami lakukan ini mengundang simpati wisatawan.  Tercatat 20.000 lebih wisatawan lokal dan mancanegara telah berkunjung menikmati destinasi wisata di daerah kami,” ungkapnya.

Mengangkat kearifan lokal juga hal yang sangat penting dalam mempromosikan destinasi wisata. “Setiap even atau kegiatan di sektor pariwisata kami, mendapat respon yang baik di tingkat regional maupun di tingkat nasional. Dengan mengangkat keraifan lokal,  menjadi salah satu daya tarik wisatawan,” tuturnya. NAL

Pos terkait