ACT Luwuk Beri Bantuan Pangan dan Biaya Hidup Guru Honorer

  • Whatsapp
ACT Luwuk menyalurkan bantuan pangan dan biaya hidup kepada sejumlah guru honorer di Kota Luwuk. FOTO: DOK. ACT LUWUK

BANGGAI RAYA- Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional, Aksi Cepat Tanggap Foundatioan (ACT) Cabang Luwuk memberikan bantuan paket pangan kepada lima guru honorer yang ada di Kota Luwuk, Kamis (25/11/2021).

Bantuan paket pangan ini diberikan kepada tiga honorer di SDN Simpong, satu guru TK Al Hasanah dan satu Guru di TK Ar Rayan Tanjung Tuwis. Ini sebagai bentuk kepedulian ACT Luwuk kepada guru khususnya yang berstatus honorer di Kota Luwuk.

Bacaan Lainnya

Pimpinan ACT Cabang Luwuk, Mulyadi Lapago mengatakan, selain bantuan paket pangan, pihaknya juga memberikan bantuan biaya hidup berupa uang tunai melalui melalui program Sahabat Guru Indonesia.

Untuk bantuan biaya hidup ini, sebanyak tujuh guru honorer merasakan manfaat dari program ACT Luwuk ini.

“Bantuan biaya hidup yang telah didistribusikan oleh ACT Luwuk yakni satu guru honor di SMPN 3 Luwuk,  satu guru di SDN Koyoan, dua guru di SDN Maahas, satu guru SDN 8 dan satu Guru TK Masama,” ujar Mulyadi Lapago, Sabtu (27/11/2021).

Menurutnya, bantuan untuk para guru-guru honorer baik berupa bantuan biaya hidup maupun paket pangan akan dilakukan secara rutin di seluruh Indonesia. Bahkan kedepan, ACT Luwuk akan berupaya agar guru-guru honorer di pelosok bisa mendapatkan bantuan kendaraan bermotor dan ini sudah menjadi target ACT Luwuk di tahun 2022.

Berdasarkan Data Pokok Pendikan Nasional (Dapodik) Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah, jumlah guru di Indonesia sebanyak 2.728.793 orang. Dari jutaan itu, 1.070.662 orang berstatus sebagai guru honorer dengan pendapatan per bulan di bawah 500.000.

Melihat pendapatan guru honorer kata Mulyadi, tentunya sangat memprihatinkan bagi bangsa yang besar ini. “Saat ini kesejahteraan para guru honorer bukan hanya menjadi tugas pemerintah namun menjadi tugas kita semua,” katanya.

Olehnya kata Mulyadi, ACT Luwuk mengajak seluruh masyarakat yang belum menjadi bagian maupun para sahabat dermawan ACT di Kabupaten Banggai untuk dapat terus mendukung program-program kemanusian ACT yang salah satunya adalah program Sahabat Guru Indonesia ini. “Terima Kasih Guruku, menjadi penerang masa depan anak-anak Indonesia. Selamat Hari Guru,” tuntasnya. (*)

Penulis: Jajad

Pos terkait