Tingkatkan Penjualan Produk Lokal, Herwin Yatim Dorong Digitalisasi UMKM

BANGGAI RAYA- Bupati Herwin Yatim terus mendorong agar produk-produk lokal dapat terus bersaing untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Salah satunya dengan mengajak semua pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), agar setiap hasil produk lokal di marketing dengan media digital.

Menurut orang nomor satu di Banggai tersebut, cara ini merupakan agar pelaku usaha dapat memperluas pasar dan meningkatkan kualitas hasil produksi. Sebab, selama ini pelaku usaha kecil selalu kalah dengan industri besar.

BACA JUGA:  Lima Mahasiswa Unismuh Luwuk Ikuti ONMIPA-PT Tingkat LLDIKTI XVI, Ini Daftar Namanya!

“Sejauh ini bersama Dinas Koperasi Dinas dan UKM, kita terus membuka ruang itu. Kita punya ‘Galery UMKM Banggai’, dimana produk-produk lokal yang dijual, dari batik Nambo hingga makanan khas tradisional,” ujar Herwin Yatim.

Selain itu, Herwin juga menyampaikan bersama dinas terkait sering melakukan pelatihan berkala agar para pelaku usaha industri kreatif dapat menggunakan media digital.

BACA JUGA:  Harga Gas Elpiji Tembus Rp60 ribu, Akademisi : Pemda Harus Tegas Pada Pangkalan

“Terutama di masa pandemi saat ini, kita dituntut untuk menggunakan media digital sebagai sarana marketing. Dan kita juga sebagai pemerintah daerah, terus menstimulus pelaku usaha kecil dengan bantuan-bantuan agar dapat bertahan dan berkembang,” tandas Bupati berprestasi ini.

Menanggapi hal tersebut, Marlina (43) salah seorang pelaku usaha dari Kota Luwuk yang mendapatkan bantuan stimulus sembako di masa pandemi, menuturkan bahwa sebagai pemimpin daerah, Bupati Herwin Yatim mampu memberikan terobosan untuk pelaku usaha.

BACA JUGA:  Anggota DPRD Banggai Sebut Luwuk so Kotor

“Kita diberi pelatihan, arahan, agar usahanya dapat berkembang skala luas. Sejauh ini apa yang saya lihat dan rasakan secara pribadi, Pak Herwin pemimpin yang top untuk masyarakat,” tutur Marlina, beberapa waktu yang lalu.

Selain itu, Marlina juga berharap agar program yang sudah dijalankan dengan baik dapat terus dilanjutkan dibawah kepemimpinan Herwin-Mustar di periode kedua. (*)