Kurangi Dampak Plastik, SMPN 3 Luwuk Laksanakan Projek P5

BANGGAI RAYA- SMP Negeri 3 Luwuk melaksanakan projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) dengan menggelar karya kreatif dari daur ulang plastik, di halaman sekolah tersebut 28 Februari hingga 1 Maret 2024.

Hal tersebut bertujuan dalam rangka untuk mengurangi dampak negatif plastik terhadap lingkungan sebagai upaya praktik ramah lingkungan.

“Maka SMP Negeri 3 Luwuk melaksanakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) untuk mendorong perubahan ke arah gaya hidup yang lebih berkelanjutan, dengan penekanan khusus pada inisiatif daur ulang sampah plastik yang lebih bermanfaat,” jelas Kepala SMPN 3 Luwuk, Hj. Misa kepada Banggai Raya, Rabu (7/3/2024).

BACA JUGA:  Lima Mahasiswa Unismuh Luwuk Ikuti ONMIPA-PT Tingkat LLDIKTI XVI, Ini Daftar Namanya!

Pada P5 kali ini sambung dia, SMP Negeri 3 Luwuk mengangkat tema gaya hidup berkelanjutan dengan topik daur ulang sampah plastik, serta dimensi yang disoroti adalah beriman dan bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, kreatif dan gotong royong.

“P5 ini dilaksanakan mulai tanggal 12-29 Februari 2024 dan gelar karyanya pada tanggal 1 maret 2024,” ujarnya.

BACA JUGA:  Harga Gas Elpiji Tembus Rp60 ribu, Akademisi : Pemda Harus Tegas Pada Pangkalan

Pada gelar karya kata Hj. Misa, siswa-siswi menampilkan hasil kreativitas daur ulang sampah mereka dalam berbagai bentuk, diantaranya bunga dari kresek bekas, kreativitas botol maupun tutup botol plastik yang semuanya ditampilkan di lapangan sekolah.

“Dari P5 ini bisa dilihat kreativitas anak-anak dalam berkreasi mendaur ulang sampah, seperti membuat kostum berbahan dasar kresek bekas. Kostum tersebut sempat diperagakan oleh model yang merupakan siswa dan juga dirancang langsung oleh siswa juga,” katanya dengan bangga.

BACA JUGA:  Naas! Lakalantas di Masama Banggai, Dua Pemotor Alami Patah Tulang

Sehingga lanjut dia, melalui P5 ini dimensi yang diharapkan dapat terbentuk/terwujud sesuai dengan yang diharapkan.

“Semua Ini adalah hasil karya anak-anak dari 26 kelas yakni kelas 7, 8 dan kelas 9. Berbagai jenis bunga , tas, pas bunga, dan lain-lain, bahan dasarnya dari tas kresek bekas, botol plastik dan tutup botol,” pungkas Hj. Misa. RUM