Kenang Korban Tragedi Kanjuruhan, Komunitas Futsal Pandu Gelar Doa Bersama

  • Whatsapp
Ustadz Iswan Kurnia Hasan memimpin doa bersama para pencinta futsal yang tergabung di tim futsal Pandu Keadilan untuk mengenang tragedi Kanjuruhan Malang.Foto Angki Bano

BANGGAI RAYA- Para pencinta futsal yang tergabung dalam tim futsal Pandu Keadilan Luwuk sebelum mengadakan rutinitas latihan, mereka menggelar doa bersama untuk mengenang tragedi Kanjuruhan, Malang, di lapangan futsal Maleo Sport, pada Jumat 7 Oktober 2022 kemarin.

Doa bersama para pemain futsal Pandu Keadilan itu dipimpin langsung Ustadz KH Iswan Kurnia Hasan sebelum bermain futsal.

Bacaan Lainnya

“Doa bersama ini dilakukan untuk para korban tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur,” ucap Ustadz Iswan Kurnia Hasan.

Ia menjelaskan, saat ini dunia sepak bola di Indonesia tengah berduka akibat tragedi yang terjadi di Stadion Kajuruhan.

Menurutnya, hal itu sangat memilukan dan menjadi pukulan yang berat bagi bangsa Indonesia, karena di saat bangsa bangkit dari keterpurukan akibat dari pandemi Covid-19 serta prestasi tim sepakbola lagi bagus-bagusnya dan kini dihadapkan lagi dengan tragedi yang terjadi di Malang.

“Sebagai umat beragama tentunya kita semua menyadari segala sesuatu di dunia ini baik hidup maupun mati telah diatur Oleh Allah SWT. Dimana kita sebagai manusia hanya bisa merencanakan dan menjalankan, namun kembali kepada Allah SWT yang menentukan,” katanya.

Beliau berharap semoga para korban yang mengalami luka-luka segera disembuhkan. Dan bagi korban yang meninggal, semoga Allah SWT memberi tempat yang layak, serta keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan yang diberikan

“Duka yang mendalam kita alami dalam insiden yang terjadi beberapa waktu kemarin, Harapan dan keinginan pada saat ini, hal-hal terjadi di saat kemarin tidak akan terulang kembali dan marilah kita sama-sama saling jaga diri dalam keadaan dan situasi yang akan datang,” tutupnya.AGK