Kades Mansalean Harap Ritual Molabot Tumbe di Tolo Bisa Lebih Maksimal

BANGGAI RAYA – Prosesi kegiatan Molabot Tumbe di Tolo Desa Mandalean, Kecamatan Labobo, Kabupaten Banggai Laut (Balut) dengan agenda pergantian pembungkus telur Maleo dan bekas pembungkus telur yang dihanyutkan kelaut.

Setelah dua kegiatan itu dilaksanakan secara sakral barulah rombongan adat dari Batui melanjutkan perjalanan menuju Batomindoan Banggai.

Ini seperti yang dilakukan pada Minggu (3/12/2023) yang sebelumnya sempat dilakukan juga tiga kali pelemparan kayu di Tanjung Desa Pinalong, Kecamatan Liang, Kabupaten Banggai Kepulauan.

BACA JUGA:  Kejari Banggai Limpahksn Kasus Dugaan Korupsi APBDes Matabas ke PN Tipikor Palu

Kegiatan Molabot Tumbe di Tolo Desa Mansalean kali ini disambut lansung Camat Labobo, Zul Bahri Ali yang didampingi Sekcam Labobo Arsan Ali dan Kepala desa (Kades) Mandalean Muammar Yati serta dihadiri kades dan BPD dan ratudan masyarakat se-kecamatan Labobo.

Kades Mansalean Balut, Muammar Yati kepada Banggai Raya di kantornya pada Selasa (5/12/2023) berharap agar kegiatan Molabot Tumbe (pergantian pembingkus telur) di pantai Tolo desa Mansalean kedepannya lebih dimaksimalkan.

BACA JUGA:  PSU dua TPS di Banggai, Pemilih 'Modal KTP' Tak Dilayani

“Perihal ritual kegiatan di pantai Tolo dengan dua agenda kegiatan yakni pergantian pembungkus telur Maleo dan menghanyutkan bekas pembungkus telur Maleo oleh pemangku adat Batui adalah dua agenda yang tidak dapat dipisahkan dengan proses Molabot Tumbe di Batomundoan Banggai”, kata Muammar.

Olehnya itu, kegiatan di pantai Tolo juga harus mendapat perhatian khusus agar tradisi adat yang sudah berlansung beratus tahun ini secara terus menerus tidak akan punah oleh anak cucu kita.

BACA JUGA:  Pemilu 2024, TPS 12 Luwuk Gelar Pemungutan Suara Ulang

“Hal ini bisa dilihat pada pejemputan kali ini di pantai Tolo ratusan masyarakat se-kecamatan Labobo hadir menyaksikan ritual pergantian dan menghanyutkan bekas pembungkus telur di laut”, tambah Kades.

Di akhir percakapannya dengan media ini, Kades mengatakan, berdasarkan cerita terdahulu bekas pembungkus telur yang di hanyutkan di laut itu akan tiba terlebih dahulu di pantai Banggai Lalonggo sebelum pengantar telur dari Batui itu tiba di Banggai. ASW

Pos terkait