Mahasiswi Untika Meninggal Sebelum Wisuda, Ibu Wakili Ambil Ijazah

  • Whatsapp

Oleh : RUM LENGKAS

Nama amarhuma Nurul Pratiwi Lumi, mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan masu dalam daftar peserta wisuda. Ia masuk urutan 45 sebagai wisudawan wisudawati terbaik predikat dengan pujian.

Pertama kali masuk ruangan tempat acara wisuda yang berlangsung di Hotel Estrella Luwuk, mata saya tertuju pada seorang perempuan yang mengenakan hijab warna hitam. Meski duduk di tempat para wisudawan, Ia tak memakai baju wisuda dan juga toga.

Pertanyaan muncul dalam hati, kenapa ibu itu tidak mengenakan seragam wisuda seperti peserta lainnya. Apakah tidak mendapatkan pembagian, atau apa?

Saat acara berjalan, saya tidak lagi terpikir dengan ibu itu. Tapi sempat terlihat panitia wisuda tengah membisikan sesuatu kepada ibu tadi.

Kemudian acara berlanjut pada pembacaan surat keputusan Rektor Universitas Tompotika Luwuk tentang para wisudawan-wisudawati cumlaude atau dengan pujian.

Sebelum para wisudawan maju kedepan, petugas pembaca surat keputusan tadi, mempersilahkan kepada perempuan tadi, yang merupakan ibu dari Almarhuma Nurul Pratiwi Lumi untuk menerima ijazah yang diserahkan langsung oleh Rektor Untika Luwuk, H. Musdar Amin, SE, M. Si.

Saya pun baru tersadar, bahwa perempuan yang bergabung dengan para wisudawan tadi adalah ibu dari mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)  Untika Luwuk yang meninggal dunia.

Suasana menjadi hening, saat ibu tersebut berdiri dan menuju tempat ketua senat. Para fotografer dan wartawan langsung segera mengabadikan momen tersebut.

Ibu dari almarhuma Nurul Pratiwi Lumi tidak bisa menahan rasa sedihnya, sehingga dia harus menangis di depan ketua dan anggota senat Untika Luwuk. Seluruh yang hadir di ruang ikut terbawa dalam kesedihan.

Setelah itu, panitia wisuda mengantarkan ibu itu untuk keluar ruangan.

Diketahui, almarhuma Nurul Pratiwi Lumi, lahir di Desa Bungawon, Kecamatan Pagimana, tanggal 26 Agustus 1998. Anak sulung dari tiga bersaudara itu masuk kuliah pada tahun 2016, dengan nomor pokok mahasiswa 201611039 dengan jenjang program strata satu (S1).

Mendiang Nurul kuliah di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untika Luwuk, pada jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

Almarhum Nurul masuk urutan 45 sebagai wisudawan-wisudawati terbaik, dan IPK 3,59 dengan pujian. Itu sesuai surat keputusan Rektor Untika Luwuk Banggai nomor 004/UNTIKA/1/2021, bersama dengan 60 orang sarjana lainnya.

“Saya yang terima ijazah anak saya. Anak saya meninggal karena sakit perut. Dan anak saya meninggal pada 12 Oktober 2020 lalu,” kata Ibu dari almarhum Nurul Pratiwi Lumi, Patri Nasir kepada Banggai Raya, di halaman Hotel Estrella Luwuk, usai wisuda, Kamis (21/1/2021). (*)

Pos terkait