Mahasiswa S1, S2, dan S3 Full Senyum, Pemda Morut Siapkan Rp9 M untuk Beasiswa Tahun Ini 

BANGGAI RAYA- Mahasiswa strata satu (S1), strata dua (S2) dan strata tiga (S3) yang berdomisili atau berasal dari Kabupaten Morowali Utara (Morut) full senyum.

Pasalnya, tahun ini Pemerintah Daerah (Pemda) Morowali Utara (Morut) di bawah kepemimpinan Bupati Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS dan Wakil Bupati  H. Djira K S.Pd , M.Pd., kembali mengalokasikan anggaran untuk beasiswa.

Tidak tanggung-tanggung, alokasi anggaran untuk beasiswa tahun ini disiapkan Pemda Morowali Utara sebesar Rp9 Miliar.

BACA JUGA:  Gunakan Kapal Penumpang, Kabupaten Banggai Laut Antarpulaukan Ratusan Boks Ikan Setiap Hari

“Pemda Kabupaten Morut kembali menyediakan anggaran beasiswa untuk semua mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Morowali Utara senilai Rp9 Miliar anggaran tahun 2024 melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Morut,” ungkap Kepala Bagian Kesra Setda Morowali Utara, Bahardin Sakaria S.Ag., M.Pd.I., kepada Banggai Raya, Senin 29 Januari 2024, via pesan WhatsApp.

Mahasiswa yang berhak menerima beasiswa dari alokasi Rp9 Miliar ini kata Kabag, adalah mahasiswa yang statusnya belum pegawai negeri.

BACA JUGA:  Universitas Padjadjaran - Pemda Banggai Tandatangani Kerja Sama Pendidikan 

“Mahasiswa S1, S2, dan S3 yang belum pegawai negeri. Itu berhak menerima (beasiswa), dan bersarannya Rp3 juta per tahun untuk setiap mahasiswa,” jelas Kabag Kesra.

Untuk bisa mendapat bantuan atau beasiswa, mahasiswa hanya perlu memasukan berkas yakni fotocopy KK, KTP Morut, surat keterangan aktif kuliah dan akreditasi kampus serta bukti bayar SPP.

Kemudian untuk mekanisme penyaluran, nantinya dana beasiswa akan dikirim ke rekening mahasiswa masing-masing yang bersangkutan.

BACA JUGA:  Golkar Unggul di Banggai Kepulauan, Kursi Ketua DPRD Lepas dari NasDem

“Jadi setahun dua tahap penyalurannya, semester genap Rp1,5 juta dan semester ganjil Rp1,5 juta,” terangnya.

Melalui beasiswa ini kata Kabag, Pemda Morowali Utara berharap, dapat membantu semua anak-anak Morowali Utara untuk bisa duduk di bangku kuliah dan tidak ada lagi yang putus sekolah karena tak punya biaya.

“Program ini adalah untuk mewujudkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati menjadikan Morowali Utara yang Sehat Cerdas dan Sejahterah (SCS),” tandasnya. (*)

Pos terkait