Zona Merah, Unismuh Tunda Sementara Kegiatan Kemahasiswaan

Agung K Djibran

BANGGAI RAYA– Saat ini tren kasus positif virus corona di Kabupaten Banggai mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Bahkan, terhitung Minggu 25 Oktober 2020 ini, kasus positif di Banggai tembus hingga 109 kasus.

Ke-109 kasus itu terdiri dari 12 kasus baru menjalani isolasi mandiri, 26 kasus lama jalani isolasi mandiri, 69 orang sembuh dan 2 orang meninggal dunia. Tingginya kasus covid-19, saat ini status Kabupaten Banggai yang sebelumnya zona oranye berubah menjadi zona merah per tanggal 16 Oktober 2020.

BACA JUGA:  Anggota DPRD Banggai Sebut Luwuk so Kotor

Mengingat Kabupaten Banggai saat ini zona merah, Satuan Tugas Covid-19 Unismuh Luwuk yang diketuai Dr. Samsu Adi Rahman mengeluarkan surat edaran, salah satunya adalah tentang penundaan sementara kegiatan kemahasiswaan yang mengumpulkan orang banyak sampai dengan batas waktu yang ditentukan kemudian.

Surat edaran yang ditandatangani per tanggal 23 Oktober 2020 itu menekankan dua poin penting. Poin pertama, semua kegiatan kemahasiswaan yang mengumpulkan orang banyak ditunda sementara waktu. Dan poin kedua, kegiatan praktikum dan penelitian wajib mengetahui Kepala Labolatorium dan Satgas Covid-19 Unismuh Luwuk.

BACA JUGA:  Lima Mahasiswa Unismuh Luwuk Ikuti ONMIPA-PT Tingkat LLDIKTI XVI, Ini Daftar Namanya!

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unismuh Luwuk, Agung K Djibran kepada Banggai Raya, Minggu (25/10/2020) membenarkan hal tersebut. “Iya kita saat ini menunda sementara semua kegiatan kemahasiswaan di dalam kampus. Jangan sampai muncul klaster baru,” ujar Agung K Djibran.

Penundaan sementara kegiatan kemahasiswaan ini sebut mantan Dekan FKIP itu, sebagai tindaklanjut atas surat yang diterima dari Dinkes. “Jadi ini sebagai langkah kami untuk mengantisipasi. Karena virus ini tidak terlihat, siapa yang akan menjamin kita aman dari itu. Apalagi sekarang banyak kasus yang tanpa gejala,” tutur Agung.

BACA JUGA:  Terdakwa Korupsi, JPU Kejari Banggai Tuntut Mantan Kades Matabas 4 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp592 Juta

Olehnya, saat ini kata Agung, kampus hijau menunda semua kegiatan kemahasiswaan yang mengumpulkan banyak orang di dalam kampus.

Diketahui, Unismuh Luwuk di bawah pimpinan Sutrisno K Djawa tidak main-main dalam mencegah penyebaran virus corona. Salah satunya dengan memperketat protokol kesehatan bagi semua civitas akademik. Hal ini dilakukan agar tidak adanya klaster baru. JAD