Winstar akan Seret KPU & Bawaslu ke DKPP

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA – Bakal pasangan calon bupati/wakil bupati Banggai, Herwin Yatim-Mustar Labolo (Winstar) tengah menempuh jalur hukum, yakni mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) Makassar atas keputusan tidak memenuhi syarat (TMS) yang ditetapkan KPU Banggai pada 23 September 2020.

Bahkan, Winstar juga akan menyeret atau mengadukan penyelenggara pemilu, yakni KPU Banggai dan Bawaslu Banggai ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Hal itu terungkap dalam konferensi pers di Sekretarist DPC PDIP Banggai bersama Ketua DPD PDIP Sulteng, Muharram Nurdin, anggota Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) DPP PDIP serta para kader PDIP lainnya, pekan kemarin.

Di kesempatan itu, Muharram menegaskan, bahwa keputusan KPU Banggai yang memberikan atau menetapkan status TMS kepada bakal pasangan calon Winstar sebagai peserta di kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banggai yang voting day-nya jatuh pada 9 Desember 2020, adalah keliru dan tidak sesuai dengan aturan perundang-undangan.

“Apa yang dilakukan KPU Banggai adalah tindakan yang keliru. Karena tidak sesuai dengan prosedur yang diatur oleh perundang-undangan. Kami kaget dengan keputusan yang tidak melalui prosedur,” tegas Muharram.

Olehnya lanjut Muharram, keputusan KPU Banggai tersebut masih perlu di ujikan melalui jalur hukum. “Dan kami yakin Winstar masih punya peluang menang dan resmi menjadi peserta di Pilkada kali ini,” ujar Muharram.

Selain ke PTUN, pihaknya juga akan mengadukan pihak penyelenggara, yakni KPU Banggai dan Bawaslu Banggai ke DKPP. URY

Pos terkait