WINSTAR AJUKAN GUGATAN

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Pascaditetapkan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) oleh KPUD Kabupaten Banggai, pasangan Herwin Yatim dan Mustar Labolo (Winstar) menempuh jalur hukum. Winstar segera menggugat ke PTUN atas putusan KPUD. Penegasan itu disampaikan Herwin dan Mustar dalam konferensi pers di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banggai, Rabu (23/9/2020).

Herwin mengatakan, seluruh dokumen gugatan telah disiapkan. “Sesuai dengan ketentuan dan tahapan sedang dirampungkan. Dalam beberapa hari kedepan kita akan ajukan gugatan,” kata Herwin.

Mustar Labolo menambahkan bahwa pada prinsipnya materi gugatan yang diajukan berkaitan dengan pelantikan. Yang mana telah ada surat pembatalan dari Dirjen Otda Kemendagri bahwa pelantikan pejabat tidak memenuhi syarat-syarat sesuai Perka BKN.

“Telah ada surat pembatalan dan apresiasi Dirjen Otda bahwa pelantikan dimaksud tidak memenuhi unsur pemindahan posisi pejabat administrator. Ini menjadi alasan kami untuk mengajukan gugatan ke PTUN,” kata Mustar.

Ia menjelaskan, frasa dalam pasal 71 ayat 2 dilarang melakukan pergantian, tetapi tidak ada pejabat administrator yang diganti, karena langsung dibatalkan. “Ini yang tidak ada pertimbangan dari KPUD. Tapi biarlah ini berjalan. Biarkan kita di TMS-kan, tapi kita dimenangkan rakyat,” katanya.

Terkait dengan pengumuman TMS untuk pasangan Winstar, memacu reaksi DPP PDI Perjuangan. Partai besutan Megawati Soekarnoputri ini tidak hanya diam melihat kader partainya “dijegal”.

Tati Laha dalam konferensi pers tersebut mengumumkan bahwa Badan Bantuan Hukum dan Advokasi DPP PDI Perjuangan dan DPD PDI Perjuangan merujuk pada agenda tungal menyatakan bahwa KPU melanggar asas administrasi, karena telah melanggar surat keputusan yang telah dibatalkan. “Badan Bantuan Hukum berjumlah 50 orang akan memberikan dukungan mengawal Paslon Winstar dalam mengajukan gugatan,” katanya. NAL

Pos terkait