Walaupun Tanpa ABT, Rp193,6 Miliar APBD Banggai Tidak Terbelanjakan di 2023

BANGGAI RAYA-Realisasi belanja pada APBD Banggai tahun 2023 sebagaimana disampaikan Wabup Banggai dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) di hadapan paripurna DPRD Banggai, hanya sebesar Rp2.292.899.496.966 atau 92,21 persen dari anggaran belanja sebesar Rp2.486.531.212.791.

Dari angka realisasi tersebut, berarti ada dana belanja dalam APBD Banggai tahun 2023 sebesar Rp193.631.715.825 (193,6 miliar rupiah) yang tidak terbelanjakan.

Padahal sebagaimana diketahui, tahun 2023 lalu Kabupaten Banggai tidak memiliki anggaran biaya tambahan (ABT) karena APBD Perubahan 2023 ditolak oleh Kemendagri , menyusul keterlambatan pengesahan dan keputusan bersama DPRD dan Bupati Banggai. Ini artinya, seluruh program benar-benar berdasarkan APBD tahun 2023 yang telah disahkan akhir tahun 2022.

Tak heran bila sejumlah fraksi di DPRD Banggai menyoroti realisasi belanja APBD yang serapannya tidak mencapai 100 persen. Setidaknya ada tiga fraksi yang menyentil soal belanja yang tidak mencapai 100 persen, yakni Fraksi Gerindra, Fraksi NasDem dan Fraksi PDIP.

Sebagaimana laporan keterangan yang disampaikan Wabup Banggai dalam LKPJ di hadapan sidang paripurna, untuk belanja operasi ditargetkan Rp1.698.459.372.614 (1,6 triliun) dan terealisasi Rp1.551.211.106.798 atau 91,33 persen.

Kemudian belanja modal ditargetkan Rp388,6 miliar, tapi terealisasi sebesar Rp358,7 miliar atau 92,30 persen.

Untuk belanja tak terduga ditargetkan Rp17,6 miliar, dan yang terealisasi hanya Rp1,2 miliar atau 6,95 persen.

Satu-satunya belanja yang terealisasi seluruhnya adalah belanja transfer untuk pemerintah desa sebesar Rp381,7 miliar. DAR

Pos terkait