Wabup Banggai Resmi Kukuhkan 46 Guru Penggerak

BANGGAI RAYA- Wakil Bupati Banggai, Drs. H. Furqanuddin Masulili, MM., resmi mengukuhkan 46 guru penggerak angkatan VI Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, sekira pukul 08.00 Wita, di Hotel Estrella Luwuk, Rabu (31/5/2023).

Acara penutupan pendidikan dan pelatihan (Diklat) sekaligus pengukuhan guru penggerak angkatan VI Kabupaten Banggai, diikuti oleh tenaga pendidikan mulai jenjang Taman Kanak-kanak (TK), SD, SMP dan SMA/SMK di wilayah Kabupaten Banggai.

Koordinator Guru Penggerak Angkatan VI Kabupaten Banggai, Maria Nida Bidja, S. Pd, M. Pd dalam menyampaikan rencana tindak lanjut program menjelaskan, bahwa 46 guru dari jenjang pendidikan TK, SD, SMP dan SMA/SMK telah mengikuti Diklat guru penggerak selama kurang lebih 7 bulan. Kemudian, guru penggerak angkatan VI telah memiliki tindak lanjut dari program hasil pendidikan selama Diklat.

BACA JUGA:  Rayakan Iduladha 1445 Hijriah, DSLNG Berbagi Kurban 17 Ekor Sapi

Selanjutnya, Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemda Banggai yang telah memberikan kesempatan kepada mereka untuk menjadi guru penggerak.

“Kami ucapkan terima kasih. Semoga kami terus dalam keadaann sehat, dan tentunya perjuangan kita selama 6 bulan tidak mudah. Pertama, ketika kita berusaha mengalahkan rasa ketidak percayaan diri untuk bergabung pada program pendidikan guru penggerak ini. Sampai dengan hari ini, Insya Allah, ke-46 calon guru penggerak bisa menjadi guru penggerak,” harap Maria.

Kesempatan itu, Wakil Bupati Banggai, H. Furqanuddin Masulili dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai untuk meningkatkan profesi guru, agar senantiasa meningkatkan pengetahuan ketrampilan, serta kualitas pelayanan profesionalismenya adalah dengan program guru penggerak.

“Program guru penggerak tentu saja bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru, agar mampu berkonpetisi dan berkomitmen demi meningkatkan kualitas profesionalisme, kualitas profesi dan hasil belajar murid-murid,” kata Wabup

BACA JUGA:  Naik Turunnya Keuangan Syariah: Refleksi Ketidaksempurnaan

Tentu saja lanjut Furqanuddin, guru penggerak akan menemani belajar murid-murid yang akan manjadi generasi masa depan, dan segala hal, serta sangat mungkin banyak terjadi.

Olehnya itu kata orang nomor dua di daerah ini berpesan, agar para peserta untuk membiasakan bereksplorasi, teruslah mulai cara lain untuk diimplementasikan ke ruang kelas.

“Proses ini mungkin tidak nyaman, mungkin ada keraguan, namun teruslah berproses dan teruslah bergotong royong, saling dukung mendukung dan saling menyemangati. Karena cita-cita kita satu, yaitu pembelajaran yang berpihak kepada murid, atau pembelajaran merdeka,” harapnya.

Untuk itu kata Wabup, melalui program guru penggerak. Tentu saja, Pemerintah melalui Kemendikbud diberikan fokus dan orientasi bagi setiap guru adalah kepada murid, dan pembelajaran merdeka.

BACA JUGA:  Suami di Luwuk Selatan Tega Aniaya Istri Pakai Obeng Hingga Tak Sadarkan Diri 

Pemda Banggai kata dia, akan mendorong guru penggerak menjadi pemimpin-pemimpin pendidikan di masa akan datang, yang berpihak kepada murid yang mendorong anak-anak dengan rasa hormat.

“Saya ucapkan selamat kepada bapak/ibu yang baru dikukuhkan sebagai guru penggerak. Melanjutkan pengabdian sebagai pendidik untuk membangun pendidikan yang berkarakter dengan bekerja, serta memberi kesempatan kepada generasi penerus,” tandasnya.

Usai menyampaikan sambutannya, serta menutup Diklat ini. Wakil Bupati Banggai, H. Furqanuddin Masulili secara simbolis mengukuhkan guru penggerak mulai jenjang TK, SD, SMP dan SMA/SMK.

Turut hadir pada kegiatan ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai, Syafruddin Hinelo, Kepala Bidang Pembinaan SD, Sukriyadi Lalu, mewakili Cabdis Dikmen Wilayah V Sulteng, Ramadhan, Kepala SMKN 1 Luwuk, Evriaty Mahiwa dan tamu undangan lainnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama. RUM

Pos terkait