Usut Tuntas Indikasi Korupsi di PDAM!

  • Whatsapp
MASSA aksi membakar ban bekas di pintu gerbang Kantor DPRD Banggai. FOTO: RAHMAN ASNAWI

BANGGAI RAYA- Aliansi Mahasiswa Kabupaten Banggai mendesak DPRD Banggai untuk mengusut dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), sesuai hasil audit pihak Inspektorat Kabupaten Banggai. Desakan itu disampaikan Aliansi Mahasiswa Kabupaten Banggai saat menggelar aksi di DPRD Banggai, Senin (13/9/2021).

Aksi yang dipimpin koordinator lapangan aksi, Kifli diawali dengan pembakaran ban di pintu masuk Banggai serta pembacaan pernyataan sikap dan sejumlah tuntutan.

Bacaan Lainnya

Adapun sejumlah tuntutan tersebut kata Kifli yakni mengusut tuntas dugaan korupsi di tubuh PDAM, batalkan kenaikan tarif PDAM, mendesak Dirut PDAM segera menyelesaikan tindak pidana korupsi anggaran Rp9 miliar, tangkap dan pidanakan pelaku korupsi dana Rp 9 miliar serta mendesak Kejaksaan menyelesaikan kasus Tipikor di perusahaan berlabel plat merah itu.

Kifli dalam orasinya menyebutkan, polemik yang terjadi di PDAM Kabupaten Banggai, sehingga pihaknya melakukan kontrol sosial untuk mengawal persoalan yang terjadi di PDAM. “Kabupaten Banggai sebagai simbol kota yang dijuluki Kota Berair tentunya tidak mengalami krisis air, tetapi kenyataannya pelayanan air di Kabupaten Banggai tidak sesuai dengan keinginan masyarakat dalam hal ini PDAM,” kata Kifli.

Kifli menjelaskan, di tengah situasi pandemi ini, seharus pemerintah hadir untuk bisa menyelesaiakan persoalan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Banggai dalam hal ini persoalan air yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

“Adanya kenaikan tarif air hingga 200 persen, yang tidak disosialisasikan di masyarakat yang dilakukan PDAM berdampak kepada masyarakat dan persoalan adanya dugaan tindak pidana korupsi dari anggaran penyertaan modal sebesar Rp 9 miliar di tubuh PDAM Banggai menghentak kita semua,” bebernya.

Pos terkait