Tutup Diklat Guru Penggerak, Wabup Banggai: Guru Harus Dihargai!

BANGGAI RAYA- Wakil Bupati Banggai, Drs. H. Furqanuddin Masuli, MM menegaskan, bahwa profesi guru harus dihargai dan dikembangkan sebagai profesi yang bermatabat, sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen.

Demikian disampaikan Wabup H. Furqanuddin Masulili saat menutup dan mengukuhkan guru penggerak angkatan ke-6 Kabupaten Banggai, di Hotel Estrella Luwuk, Rabu (31/5/2023).

“Hal ini dikarenakan guru merupakan tenaga profesional dengan mempunyai fungsi, peran dan kedudukan yang sangat penting dalam mencapai misi pendidikan tahun 2025, yaitu menciptakan generasi Indonesia cerdas, dan kompetitif,” kata Wabup.

BACA JUGA:  Peringati 10 Muharam, Kemenag Bersama Baznas Banggai Gelar Lebaran Yatim

Guru profesional kata dia, wajib melakukan pengembangan ke-profesionalisme-nya, dengan komitmen pendidikan untuk menciptakan SDM yang berkualitas, membutuhkan guru yang memiliki kinerja bagus.

Hal ini kata Wabup, mengidentifikasikan bahwa guru merupakan pelaksanaan pilar pertama bagi terselenggaranya pendidikan yang berkualitas. Profesionalisme guru merupakan komponen yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan sesuai dengan tuntutan zaman dan teknologi.

BACA JUGA:  HUT ke-77 Koperasi di Banggai, UMKM Terima Sertifikat Hak Atas Tanah Gratis

“Meskipun pengembangan profesionalisme guru sangat menentukan kualitas pendidikan, akan tetapi kenyataan yang ada, kerja profesi masih kurang memuaskan terhadap peningkatan kualitas daerah, terutama pada daerah-daerah terpencil,” tegasnya.

Ia mengucapkan, terima kasih atas dedikasi dan pengabdian, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa membimbing kita dalam kesehatan, keselamatan dan kebahagiaan untuk melanjutkan pembangunan Kabupaten Banggai yang sama-sama kita cintai.

Ia berharap, jadikanlah profesi guru ini sebagai profesi yang akan membahagiakan kita, supaya murid-murid bisa cerdas. Sebenarnya di dunia ini menurut dia, profesi yang mulia, salah satunya adalah guru.

BACA JUGA:  Bupati Banggai Santuni 80 Anak Yatim Piatu di Kecamatan Moilong

“Karena dengan guru, kita, saya sendiri bisa berada didepan saudara-saudara, karena guru. Jadi, jangan berkecil hati, profesi guru adalah profesi yang sangat terhormat di mata masyarakat,” ujarnya.

“Jagalah profesi itu dengan baik, tentunya dengan mengedepankan nilai-nilai, norma-norma yang telah menjadi pedoman bagi guru, utamanya guru penggerak,” pungkasnya. RUM

Pos terkait