Turun Demo, IMM Banggai Adukan WR 3 UMLB Ke PP Muhammadiyah

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Kecewa atas sikap dan pernyataan Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai (UMLB), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Banggai melakukan unjuk rasa selama dua hari pada Jumat-Sabtu (10-11/6/2022).

Unjuk rasa itu dilakukan di dua tempat berbeda yakni di Hotel Santika Luwuk yang merupakan tempat kegiatan kampus hijau dan di kampus UMLB sendiri.

Bacaan Lainnya

Ketua IMM Banggai, Moh. Rifaldi Sibay menegaskan, pihaknya meminta pimpinan pusat untuk menjatuhkan sanksi kepada WR 3 Agung K Djibran

“Kami dari IMM Banggai menuntut kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Tengah untuk memberikan sanksi kepada WR 3 Agung Djibran,” tegas Faldi sapaan akrabnya.

Untuk diketahui, polemik ini buntut dari pernyataan kontroversial WR 3 Agung K. Djibran saat memberikan klarifikasi kepada beberapa mahasiswa yang tidak sepakat dengan keberangkatan Koordinator Komisariat (Korkom) mewakili UMLB sebagai peserta Silaturahmi Nasional (Silatnas) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Muhammadiyah se Indonesia (PTMI).

Dalam klarifikasinya, Wakil Rektor III UMLB, Agung K. Djibran mengaku seolah-olah tidak tau menahu dengan keberangkatan Korkom ke Mataram untuk mengikuti Silatnas.

Bahkan, Agung menyebut kampus hijau tidak mengutus mahasiswa untuk mewakili UMLB mengikuti Silatnas BEM PTMI di Kota Mataram.

Pernyataan itu pun langsung ditanggapi Ketua IMM Banggai, Moh  Rifaldi Sibay.

Ia menjelaskan keberangkatan Korkom adalah sebagai perwakilan UMLB dalam Silatnas BEM PTMI dibuktikan dengan surat tugas yang telah di berikan Wakil Rektor III.

“WR III yang memberikan surat tugas. Kenapa sekarang menyangkal seolah-olah tidak pernah mengutus Korkom ke Mataram. Ini bentuk pelecehan terhadap kami, dia sudah melakukan fitnah,” cetus Faldi.

Tidak adanya itikad baik Wakil Rektor III, Ketua Organisasi Merah Maron tersebut mengaku telah meneruskan kasus ini ke Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

“Kita sudah adukan masalah ini ke PP Muhammadiyah, mudah-mudahan segera diproses,” tandasnya. (*)

Pos terkait