Tim PHP2D HIMABIO UMLB Terus Benahi Pantai Kantala Poroan

  • Whatsapp
TIM PHP2D HIMABIO UMLB terus membenahi Pantai Kantala sebagai obyek wisata Desa Poroan. FOTO: ISTIMEWA

BANGGAI RAYA- Pelaksanaan Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) yang dipusatkan di Desa Poroan, Kecamatan Lamala, Kabupaten Banggai terus digenjot.

Rabu (6/10/2021) kemarin, Tim Himpunan Mahasiswa Biologi (HIMABIO) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai (UMLB) melakukan aksi bersih-bersih untuk membenahi Pantai Kantala, Desa Poroan.

Bacaan Lainnya

“Hari ini (kemarin, Red) agendanya pembersihan Pantai Kantala yang nantinya akan dibuat sebagai tempat atau obyek wisata di Desa Poroan,” ungkap Ketua HIMABIO UMLB, Muliyadi Molomban kepada Banggai Raya, Rabu kemarin via pesan WhatsAap.

Dalam aksi bersih-bersih kawasan pantai ini, HIMABIO tidak sendiri. Melainkan berkolaborasi dengan para pemuda di desa setempat yakni Karang Taruna Desa Poroan. “Program pembenahan obyek wisata ini merupakan bagian program dan prioritas dalam PHP2D,” katanya.

Mahasiswa Biologi semester tujuh itu menjelaskan, setelah aksi bersih-bersih pantai ini, Tim akan mempersiapkan bahan untuk membuat dego-dego, dan ayunan di sekitar pantai dan mata air yang rencananya sebagai tempat permandian.

Kemudian, Tim PHP2D HIMABIO juga nantinya akan menanam pohon di sekitar pantai. Ini harapannya, sebagai penahan abrasa pantai.

Selain program fisik, HIMABIO juga akan melakukan program pemberdayaan yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2021 ini. Yaitu pelatihan pembuatan Nata de Coco, dan Sirup dari buah mangrove (polopat) serta pembuatan Abon ikan dengan sasaran ibu PKK Desa Poroan.

“Kemudian, pelatihan pembuatan pupuk untuk masyarakat Desa Poroan dan pelatihan pembuatan kerajinan tangan dari tempurung kelapa untuk Pemuda di desa setempat,” terangnya.

Ia berharap, dengan adanya program PHP2D di Desa Poroan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat serta dapat meningkatkan budaya popanda (Gotong royong), baik di kalangan pemuda maupun masyarakat umum di desa tersebut.

Diketahui, PHP2D ini bertajuk ‘Pemberdayaan dan Pengembangan Potensi Pertanian, Perikanan dan Wisata Berbasis Kearifan Lokal (Budaya Popandaa) Berkelanjutan Terhadap Masyarakat Pesisir’. (*)

Penulis: Jajad Sudrajad

Pos terkait