Tiga Terdakwa Korupsi Pembangunan Septictank Divonis 5 Tahun 6 Bulan Penjara

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Majelis Hakim menyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah terhadap tiga terdakwa kasus korupsi pembangunan Septic tank di Desa Jayabakti, Kecamatan Pagimana.

Ketiga terdakwa itu adalah Hendrik Pongdatu ST (selaku PPK), Carles Lagarense (selaku TFL) dan Bahar Lengkas (selaku Ketua Kelompok Samudera Jaya). Masing-masing divonis lima tahun dan enam bulan penjara atau 5,5 tahun.

Bacaan Lainnya

Sidang pembacaan putusan perkara tindak pidana korupsi itu berlangsung pada Kamis (23/6/2022), yang dihadiri Jaksa Penuntut Umum Musmuliyadi SH., Kacabjari Pagimana.

Tiga terdakwa masing-masing divonis pertama,  Terdakwa Hendrik Pongdatu ST dijatuhi hukuman pidana 5 tahun 6 bulan dan denda Rp200.000.000 subsidair 6 (enam) bulan kurungan serta membayar Uang Pengganti sebesar Rp. 8.000.000,.

Jika uang pengganti tersebut tidak dibayar paling lama 1 (satu) bulan sesudah Putusan Pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita dan dilelang untuk menutupi Uang Pengganti tersebut dan jika terdakwa tidak mempunyai harta benda yang cukup untuk membayar uang pengganti maka diganti dengan pidana penjara selama 6 (enam) bulan.

Terdakwa Carles Lagarense dijatuhi hukuman Pidana Penjara 5 tahun 6 bulan dan denda Rp200.000.000 subsidair 6 (enam) bulan kurungan serta membayar uang pengganti sebesar Rp.8.500.000,- (delapan juta lima ratus ribu rupiah).

Dengan ketentuan apabila uang tersebut tidak dibayar dalam 1 (satu) bulan sesuai dengan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta benda milik terdakwa akan disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut dan jika terdakwa tidak mempunyai harta yang mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut maka diganti dengan pidana penjara selama 6 (enam) bulan.

Terdakwa Bahar Lengkas dijatuhi hukuman pidana 5 tahun 6 bulan dan denda Rp200.000.000 6 (enam) bulan kurungan serta membayar Uang Pengganti sebesar Rp.386.966.365 ,- ( tiga ratus delapan puluh enam juta Sembilan ratus enam puluh enam ribu tiga ratus enam puluh lima rupiah).

Jika uang pengganti tersebut tidak dibayar paling lama 1 (satu) bulan sesudah Putusan Pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita dan dilelang untuk menutupi Uang Pengganti tersebut dan jika terdakwa tidak mempunyai harta benda yang cukup untuk membayar uang pengganti maka diganti dengan pidana penjara selama 1 (satu) Tahun.

Para terdakwa dihadapkan di persidangan karena adanya dugaan tindak pidan korupsi Pekerjaan pembangunan Tangki Septiktank Skala Komunal di Desa Jayabakti Kecamatan Pagimana Kabuapten Banggai yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pada Dinas PUPR Kabupaten Banggai bidang sanitasi TA 2018 dengan total anggaran sebesar Rp. 860.000.000.

Pada pelaksaannya, KSM Samudra hanya mampu menyelesaikan 16 (enam belas) unit Tangki Septiktank Skala Komunal di mana 2 (dua) unit tidak selesai (tidak dicor pada bagian atas) dan 2 (dua) unit tidak sama sekali dilaksanakan/dikerjakan serta sebagian pekerjaan pemasangan instalasi pipa tidak terpasang.

Kemudian pekerjaan Grass Trap dan Bak Kontrol sebagian tidak terpasang dan pekerjaan Saringan Biofilter belum semua terpasang bahkan masyarakat belum menerima manfaat dari pekerjaan tersebut sehingga merugikan keuangan negara sebesar Rp403.466.369,00..

Atas putusan hakim tersebut Jaksa Penuntut Umum dan Penasehat Hukum para Terdakwa Pikir-pikir. (*)

Pos terkait