Terlibat Pengeroyokan di Komplek SMKN 1 Luwuk, 2 Pemuda Dibekuk Polisi dan 1 Masih Buron

BANGGAI RAYA- Satreskrim Polres Banggai mengamankan 2 orang pemuda yang diduga terlibat pengeroyokan di perempatan jalan SMKN 1 Luwuk, Kelurahan Karaton, Rabu (10/1/2024) pukul 19.30 Wita.

Kasat Reskrim Polres Banggai AKP Tio Tondy menjelaskan, total ada tiga pelaku pengeroyokan yakni AL, AB, dan RA kesemuanya warga Desa Bumi Beringin Kecamatan Luwuk Utara.

BACA JUGA:  Meneropong Keadilan Islam dalam Kasus Vina, Sebelum 7 Hari: Sebuah Refleksi Hukum dan Moral

“Dua yang baru dapat diamankan yakni AL dan AB. Sedangkan RA masih dalam pencarian karena berhasil melarikan diri” kata Kasat.

Dijelaskan AKP Tio, pengeroyokan itu terjadi pada Rabu (27/12/2023) pukul 03.30 Wita dini hari, saat korban AK (20), warga Kelurahan Luwuk berniat mendamaikan temannya yang terlibat perselisihan dengan RA.

BACA JUGA:  Rayakan IdulAdha, Pekerja JOB Tomori dan Mitra Kerja Salurkan 29 Ekor Hewan Qurban

Setelah tiba di TKP, korban langsung ditendang di bagian belakang serta dipukul dengan menggunakan kayu.

Akibatnya korban mengalami luka robek dan wajah memar bengkak.

“Tidak terima, korban melaporkan kejadian yang menimpanya. Dan berdasarkan laporan polisi LP/B/753/XII/2023/SPKT/Polres Banggai/Polda Sulteng, kami pun mengamankan kedua pemuda tersebut,” ucapnya.

BACA JUGA:  Idul Adha 1445 H, Masjid An Nuur Luwuk Sembelih 11 Ekor Sapi Kurban

Disebutkan, saat melakukan tindakan penggeroyokan, ketiga pelaku dalam pengaruh minuman beralkohol (mabuk).

“Untuk saat ini keduanya diamankan di Mapolres Banggai untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” tuturnya. (*)