Terkait Pilkades Serentak, Komisi I DPRD Banggai Gelar RDP

  • Whatsapp
Suparno

BANGGAI RAYA– Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Secara Serentak di sejumlah desa di Kabupaten Banggai menjadi perhatian khusus oleh Komisi I DPRD Banggai yang membidangi Pemerintahan. Menyusul banyaknya surat aduan ke DPRD Banggai khususnya yang menjadi ranah Komisi I.

Sekretaris Komisi I DPRD Banggai, Suparno mengakui hal itu. Menurutnya, perhatian khusus pada pelaksanaan Pilkades Serentak di daerah ini oleh pihaknya,karena hal itu menjadi ranah Komisi I.

Bacaan Lainnya

Dia mengatakan, pelaksanaan Pilkades Serentak di daerah ini adalah pesta rakyat yang ada di desa untuk memilih pemimpinnya, sehingga proses dan tahapannya menjadi perhatian penting untuk cermati.

Terkait hal itu kata Politisi dari Partai NasDem ini, pihaknya akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak terkait untuk mengetahui jalannya proses dan tahapan Pilkades Serentak yang akan dilaksanakan di sejumlah desa di daerah ini.

“Iya, kita rencananya akan melaksanakan RDP terkait dengan pelaksanaan Pilkades Serentak, Kamis, 7 Oktober 2021. Hal ini menyusul adanya surat aduan dari kelompok masyarakat yang diterima Komisi I,” kata Suparno saat dihubungi via telepon, Rabu (6/10/2021) malam..

Dia menjelaskan, pelaksanaan RDP tersebut akan mengundang pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD), Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Masyarakat (BKPSDM), Kabag Hukum, dan Camat.

“Kita akan mendengarkan keterangan mereka terkait sudah sejauhmana proses dan tahapan Pilkades Serentak yang akan dilaksanakan di daerah ini serta aspek lainnya,” ujarnya.

Dia mengakui, komisi I akhir-akhir ini disibukkan dengan berbagai persoalan yang terjadi di daerah ini khususnya terkait dengan pengelolaan tata pemerintahan, seperti tentang pengelolaan pemerintahan desa, pelaksanaan tahapan Pilkades hingga persoalan pengelolaan pemerintahan desa.

“ Kami di komisi I juga banyak menerima aduan terkait masalah sosial masyarakat seperti gelandangan pengemis, soal anak-anak terlantar dan eksploitasi terhadap anak serta masalah sosial lainnya,” paparnya. (*)

Penulis: Rahman Asnawi

Pos terkait