Tangkal Wabah Corona, Pemda Siapkan Rp1,5 M

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Wabah virus corona (Covid-19) telah mengancam Indonesia. Sejumlah daerah telah dinyatakan siaga dengan ditemukannya sejumlah kasus positif dari virus mematikan ini. Di Kabupaten Banggai, belum satu pun warga yang positif mengidap Covid-19. Meski demikian, langkah dan upaya pencegahan tetap dilakukan. Salah satu upaya Pemda memerangi virus Corona diawali dengan pembentukan Tim Gugus.

Senin kemarin (16/3/2020), berlangsung Rapat Koordinasi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Banggai. Tim Gugus Tugas melibatkan semua sektor mulai dari OPD, instansi vertikal dan Forkopimda.

Bacaan Lainnya

Bupati Banggai Herwin Yatim mengatakan, kesiapsiagaan menghadapi penyebaran dampak virus corona (Covid-19) di Kabupaten Banggai dilakukan dengan menyiapkan dana tanggap darurat senilai Rp1,5 miliar.

Dana tersebut diperuntukan salah satunya untuk Alat Pelindung Diri (APD) dan alat pendeteksi jika dibutuhkan. “Untuk penanganan antisipasi corona, kami siapkan Rp1,5 miliar. Ini sebagai bentuk kesiapan daerah dalam pencegahan wabah corona,” kata bupati.

Herwin mengungkapkan, sejumlah langkah yang perlu segera dilaksanakan sebagai kesiapsiagaan menghadapi ancaman virus corona, dengan melakukan deteksi dini terhadap penumpang yang datang dari daerah lain, dengan menggunakan peralatan yang dimiliki sesuai prosedur.

“Untuk bandara dan pelabuhan, pengawasan dan deteksi terhadap penumpang dan barang agar ditingkatkan. Termasuk juga pintu masuk jalur darat,” pintanya.

Kepada Dinas Kesehatan, Bupati Banggai mengharapkan untuk gencar memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dengan meningkatkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Sementara untuk Dinas Kominfo, Bupati meminta untuk segera membuat aplikasi sistem pelaporan. “Agar tim bisa melaporkan perkembangan pasien atau orang-orang yang berasal dari luar daerah untuk diwaspadai. Kalau perlu aplikasi ini bisa diakses semua orang sehingga memberikan rasa nyaman bagi masyarakat,” tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan yang juga Sekretaris Tim Gugus Tugas, dr Anang Otoluwa mengungkapkan bahwa secara nasional, sudah terdapat delapan wilayah yang telah ditemukan kasus Covid-19, yakni Jakarta, Bandung, Solo, Yogyakarta, Bali, Manado dan Pontianak.

‘’Yang harus diwaspadai di Palu. Saat ini belum ada yang dinyatakan positif, tetapi ada tiga yang dinyatakan PDP (pasien dalam pengawasan). Artinya mereka punya riwayat kontak dengan orang yang tertular Covid-19 atau berasal dari daerah yang dinyatakan positif. Di Manado sudah ada yang dinyatakan positif, sehingga kita di Kabupaten Banggai harus tetap waspada,” kata Anang.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Palu Muh Ikhsan mengungkapkan bahwa langkah penanganan sudah dilakukan, terutama bagi kapal dari sejumlah negara yang sandar di Pelabuhan Luwuk. “Saat kapal berlabuh, kami langsung melakukan deteksi dan pemeriksaan melalui alat khusus. Dan itu sudah kami lakukan,” katanya.

Sama halnya di Bandara Syukuran Aminuddin Amir Luwuk. Saat ini pihak bandara melakukan penanganan yang superketat, diantaranya dengan menggunakan alat pendeteksi suhu tubuh. “Setiap penumpang yang tiba langsung dideteksi,” kata Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandara SAA Luwuk Irwan Saputra.

Sementara itu, Direktur RSUD Luwuk Yusran Kasim menegaskan bahwa fasilitas rumah sakit khususnya ruang isolasi telah disiapkan, bila sewaktu-waktu melayani pasien yang diduga corona. “Kami telah menyiapkan ruang isolasi dengan 3 kamar tidur. Kalaupun nantinya pasien lebih dari tiga orang, kami siap untuk membuat ruang isolasi baru,” tuturnya.

Adapun untuk Alat Pelindung Diri (ADP) kata Yusran, masih sangat kurang, namun akan ada tambahan dari pemprov sebanyak 50 unit pakaian pelindung tenaga medis.

Selain itu, sejumlah langkah mulai dilakukan pemda Banggai dengan mengeluarkan edaran tentang libur bagi siswa SD-SMP dan sederajat, serta edaran yang akan disebar ke seluruh rumah ibadah dan desa di Kabupaten Banggai terkait dengan kewaspadaan penyebaran virus Corona.

Rapat Koordinasi Tim Gugus Khusus Pencegahan Corona turut dihadiri Wakil Bupati Banggai Mustar Labolo, Sekretaris Daerah Abdullah Ali, pimpinan Forkopimda, Pimpinan instansi vertikal, perwakilan perusahaaan JOB Tomori, PAU dan DS-LNG serta pimpinan OPD. NAL