Tak Kunjung Selesaikan Kasus Agraria, Pemda Dinilai Khianati Petani dan Masyarakat Batui

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Tak kunjung menyelesaikan kasus agraria, Gerakan Batui Melawan menilai Pemda Banggai  melalui Tim terpadu penyelesaian permasalahan pengelolaan sumber daya alam di Kabupaten Banggai telah mengkhianati petani dan masyarakat Batui.

“Pemda Banggai telah mengkhianati petani dan masyarakat Batui,” ungkap  Sugianto Adjadar, Kordinator lapangan dalam pers rilisnya yang diterima Banggai Raya, Jumat 17 Juni 2022.

Bacaan Lainnya

Diketahui, Tim melalui surat keputusan Bupati Banggai nomor : 541/426/Bag.SDA berjanji akan segera menyelesaikan persoalan agraria petani dan PT. Sawindo Cemerlang serta masyarakat eks lahan tambak udang Batui dengan PT. Matra Arona Banggai.

“Kemarin aksi kami tanggal 30 Mei 2022, Pemda Banggai berjanji dalam jangka tiga hari akan segera menyurat ke Kapolda terkait dugaan kriminalisasi terhadap petani dan masyarakat eks lahan tambak udang Batui. Namun, ini sudah dua minggu lebih belum ada kemajuan yang berarti,” cetus Sugianto mengeluhkan.

Ia menegaskan, seharusnya Tim segera menyelesaikan dua kasus ini, pasalnya situasi di lapangan petani dan masyarakat semakin terdesak dengan adanya laporan polisi dan tekanan oleh oknum aparat penegak hukum.

Selain itu, Sugianto juga membeberkan jika Pemda Banggai lalai dan lamban mengenai kasus ini, maka dapat dipastikan petani dan masyarakat akan dipenjarakan satu persatu dan tentunya akan berdampak pada ekonomi mereka.

“Kami meminta Pemda Banggai untuk segera mengambil sikap secepatnya. Jangan biarkan petani dan masyarakat dipenjara di lahanya sendiri dan kelaparan di tanah leluhurnya,” tegas Gogo, sapaan akrabnya. (*)

Pos terkait