Tak Bisa Bawa Perubahan, Haji Amir Janji Mundur dari Jabatan

BANGGAI RAYA– Calon bupati Banggai, H Amirudin Tamoreka menegaskan, dirinya bersama Furqanudin Masulili akan mendedikasikan diri atau mengabdi sepenuhnya untuk kemaslahatan masyarakat jika diberikan amanah memimpin Kabupaten Banggai ke depan.

Hal itu ditegaskan Haji Amir ketika melakukan tatap muka dengan warga Kelurahan Mendono, Kecamatan Kintom, Selasa pekan kemarin.

Bahkan, Haji Amir juga secara tegas menyampaikan bahwa dirinya akan mundur diri ketika memimpin kelak, jika tidak dapat membawa perubahan yang lebih baik untuk rakyat dan daerah.

BACA JUGA:  Lima Mahasiswa Unismuh Luwuk Ikuti ONMIPA-PT Tingkat LLDIKTI XVI, Ini Daftar Namanya!

“Jika kelak masyarakat mempercayakan saya memimpin Kabupaten Banggai, saya akan mendedikasikan diri saya sepenuh hati untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat. Dan bila sebaliknya saya gagal membawa perubahan untuk Banggai yang lebih baik, maka saya siap mengundurkan diri,” ujarnya di hadapan warga Mendono.

BACA JUGA:  Awal Masuk Sekolah, SMPN 3 Luwuk Gelar Halal Bihalal

Ada beberapa strategi atau terobosan Haji Amir untuk membangun Banggai lebih baik ke depan. Seperti pendidikan dan kesehatan gratis, membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya, memberikan stimulan untuk usaha eknomi kreatif dan menciptakan pemerintahan yang bersih, efesian dan efektif.

Diakhir penyampaiannya, Haji Amir mengatakan, modal utama seorang pemimpin adalah sifat keujuran. Sebab kejujuran adalah salah satu ibadah tertinggi.

“Saya yakin masyarakat Mendono khususnya dan warga Kecamatan Kintom pada umumnya, cerdas dan bisa memilah mana pemimpin yang jujur dan berintegritas, serta mana pemimpin yang motivasinya hanya sekadar untuk kekuasaan serta memiliki kepentingan untuk membangun dinasti usaha di Kabupaten Banggai. Jika ingin perubahan, mari kita bersama-sama membangun daerah kita ini. Pemimpin akan kuat jika rakyat ada dibelakangnya,” ujarnya. URY/*