Tak Ada Permainan Uang di Pengangkatan ASN!

  • Whatsapp
PENYERAHAN SK ASN oleh Bupati Banggai. FOTO: DOK PEMDA

BANGGAI RAYA- Niatan Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka menjalankan roda pemerintahan bebas dari permainan ‘kotor’, bukan hanya isapan jempol belaka. Ikhtiar pelaksanaan roda pemerintahan daerah di bawah kendalinya sesuai dengan ketentuan regulasi.

Bukan hal tidak mungkin, proses seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN), baik Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) rentan dengan praktik uang. Demikian halnya dengan penempatan dan rotasi pejabat daerah juga belum benar-benar bebas dari praktik uang, seperti indikasi penempatan pejabat di lingkup Pemprov Sulteng.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah di Kabupaten Banggai aman, karena tidak ada pengangkatan, penempatan dan rotasi yang harus menggunakan uang,” kata Bupati Amirudin di momen penyerahan surat keputusan pengangkatan terhadap 504 ASN, di aula Dinas TPHP Banggai di Luwuk, Rabu (11/5/2022).

Apabila terdapat praktik demikian yang tidak sesuai dengan prosedur, ada aparat yang minta-minta seperti itu, Bupati Amirudin meminta untuk melaporkannya secara langsung kepadanya. “Tolong sampaikan langsung kepada saya dan akan kami tindak tegas aparat yang bersangkutan. Tapi, Alhamdulillah sampai hari ini belum ada yang langsung melaporkan kepada saya, Insya Allah saya bersama pak wakil bupati tidak akan pernah main-main dengan hal-hal seperti itu, karena kami menginginkan pemerintahan ini berjalan dengan baik dan benar, sehingga kita akan mendapatkan hasil yang lebih baik lagi ke depan,” tegasnya.

Ia juga memberi apresiasi kepada Kepala BKPSDM Banggai, Soffian Datu Adam dan seluruh jajarannya yang telah sukses melaksanakan kegiatan seleksi dengan benar dan sesuai dengan yang diharapkan.

Bupati berpesan bahwa CPNS dan PPPK bahwa semuanya akan dinilai kembali untuk ditetapkan menjadi PNS dan perpanjangan kontrak, sehingga harus menunjukkan hal-hal yang baik. Karena tidak sedikit juga ASN Banggai yang terlibat kasus narkoba dan asusila, dan sudah banyak temuan-temuan seperti itu yang bertentangan dengan norma-norma hukum dan agama. “Kami pemerintah sangat mengharapkan bapak ibu yang telah diangkat CPNS dan PPPK agar menunjukkan sikap tingkah laku yang baik, lakukan pengabdian yang baik kepada masyarakat, sehingga betul-betul kita menjadi aparatur sipil negara yang baik, yang penuh dengan pengabdian kepada bangsa dan negara,” harap Bupati Amirudin.

Pemda Banggai ketambahan 504 aparatur sipil negara (ASN) baru, ditandai dengan penyerahan surat keputusan pengangkatan oleh Bupati Banggai Amirudin kepada mereka yang baru ditetapkan tersebut, Rabu (11/5/2022) di aula Dinas TPHP Banggai di Luwuk.

Lima ratus empat ASN baru itu terdiri dari CPNS sebanyak 44 orang, PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) Kesehatan sebanyak 35 orang dan PPPK Guru sebanyak 425 orang.

Bupati Amirudin dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa perkembangan Covid-19 berdasarkan Surat Inmendagri, saat ini Kabupaten Banggai sudah berada pada level 1. Artinya kata dia, Covid-19 di Kabupaten Banggai semakin hari semakin melandai, sehingga diharapkan virus ini segera menghilang dari daerah Kabupaten Banggai.

Dengan begitu kata bupati, aktivitas keseharian akan kembali seperti biasa.

Bupati juga mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh CPNS dan PPPK fungsional kesehatan dan guru, serta selamat bergabung bersama-sama Pemerintah Kabupaten Banggai.

“Begitu banyak teman-teman lainnya yang sama-sama mengikuti seleksi, akan tetapi bapak ibulah yang terpilih atau lolos dalam tes seleksi ini, sehingga patut disyukuri nikmat Allah Swt, Tuhan yang maha kuasa kepada bapak ibu sekalian sebab telah menjadi ASN, sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” ungkapnya. (*)

Penulis: Iskandar Djiada/*

Pos terkait