Tahun 2023, 504 Ribu Wisatawan Kunjungi Banggai, 166 Orang Wisman

BANGGAI RAYA- Sepanjang tahun 2023, BPS Sulteng mencatat angka kunjungan wisatawan di Kabupaten Banggai sebanyak 504.501 wisatawan mengunjungi Kabupaten Banggai.

Dari angka tersebut, wisatawan nusantara atau domestik sebanyak 504.335 orang dan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 166 orang. Data BPS Sulteng ini terungkap dalam Rapat Koordinasi Teknis Pengembangan Kawasan Destinasi Pariwisata, Jumat (5/7/2024), di Swissbelinn Hotel, Luwuk Selatan.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah Diah Agustiningsih menilai, Luwuk sebagai ibukota Kabupaten Banggai telah mapan dengan wisata kulinernya.

“Luwuk ini sebenarnya sudah terbentuk destinasi wisatanya menjadi destinasi kuliner. Tidak ada makanan yang tidak enak di Luwuk ini,” ujar Diah.

BACA JUGA:  Alasan Ahmad Ali Dukung Sulianti Murad, Tinggalkan Amirudin

Rapat yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai itu dibuka oleh Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Banggai Bambang Eka Sutedi, dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Banggai Ismed M. Wardhana, sejumlah pimpinan perangkat daerah, pemerintah kecamatan, kelurahan, dan desa.

Untuk mengembangkan destinasi wisata unggulan, menurut Diah, pemda harus fokus pada satu destinasi.

“Semua destinasi wisata mau dibangun, nggak mungkin. Harus pilih satu, yang mana dulu, supaya dikeroyok bersama oleh Dinas PUPR, Bappeda sediakan anggaran, UMKMnya didorong di situ, kemudian PTSP bikin produk investasi khusus pariwisata,” tutur Diah.

BACA JUGA:  Sepupu Berkelahi di Luwuk, Satu Meninggal

Dalam menyusun strategi pengembangan dan menetapkan satu destinasi wisata, Diah mengingatkan agar pemda menunggu hasil pembahasan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional (Reparnas) dan Reparprov (tingkat provinsi).

“Supaya nyambung apa yang dibicarakan di pusat, apa yang dibicarakan provinsi dan apa yang dibicarakan kabupaten,” kata Diah.

Ia juga mendorong Pemda Banggai membentuk forum investasi pariwisata. Di samping itu, penerbangan langsung dari kota lain ke Banggai perlu diperbanyak.

Sementara itu, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Banggai Bambang Eka Sutedi mendorong pihak-pihak yang berkecimpung di industri pariwisata saling berkoordinasi.

BACA JUGA:  Operasi Patuh Tinombala Dimulai, Berlangsung Hingga 28 Juli 2024

“Pembangunan dan pengembangan pariwisata merupakan bidang yang multisektoral. Pariwisata tidak dapat terlepas dari situasi perubahan dan dinamika yang terjadi di tingkat nasional yang satu sama lain saling berpengaruh,” ujar Bambang.

Menurut Bambang, kegiatan di bidang kepariwisataan harus berjalan secara konsisten dan sesuai dengan paradigma penyelenggaraan pemerintah daerah saat ini. Hal tersebut mengarah pada penggalian potensi daerah dengan melakukan berbagai terobosan baru yang dapat memajukan daerah.

“Agar program dan upaya ini dapat berjalan maksimal, maka partisipasi dan dukungan seluruh pihak, baik pemerintah, swasta, serta dukungan masyarakat sangat diperlukan,” kata Bambang.**

Pos terkait