Sumber PAD Belum Dikelola Maksimal

  • Whatsapp
KETUA DPRD Banggai, Suprapto N menerima LHP BPK dari Kepala BPK Perwakilan Sulteng, Slamet Riadi, Rabu (12/1/2022). FOTO: ISTIMEWA

BANGGAI RAYA- Sebagian besar pemerintah daerah masuk kategori belum mandiri dalam hal pembiayaan pemerintahan. Hal itu dapat dilihat bahwa pemerintah daerah masih sangat bergantung pada dana transfer pemerintah pusat ke daerah untuk membiayai masing-masing pemerintah daerah yang termaktub dalam struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Demikian halnya dengan kondisi Kabupaten Banggai. Pendapatan Asli Daerah (PAD) di kabupaten bermotto ‘Momposaangu Tanga Mombulakon Tano’ belum mampu menjadi sumber pembiayaan persentase terbesar di struktur APBD setiap tahunnya.

Bacaan Lainnya

Itulah sebabnya, Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulteng, Slamet Riadi menekankan pentingnya pengelolaan PAD secara efektif. Penekanan itu disampaikan Kepala BPK RI Perwakilan Sulteng, Slamet Riadi saat menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) reviu terhadap kemandirian fiskal pemerintah daerah se kabupaten/kota di Sulteng tahun anggaran 2021, di Palu, Rabu (12/1/2022).

Ketua DPRD Banggai, Suprapto yang berkesempatan mengikuti pertemuan tersebut kepada Banggai Raya via pesan aplikasi WhatsApp, kemarin menyebutkan bahwa Kepala BPK RI Perwakilan Sulteng memberi arahan bahwa masih banyak sumber-sumber PAD yang belum dikelola secara maksimal.

Termasuk sebut Suprapto yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Banggai ini, pengelolaan Pajak Bumi Bangunan (PBB). “Menurut arahan Kepala BPK Bahwa masih banyak sumber-sumber potensi PAD yang belum dikelola dengan maksimal. Termasuk PBB, di mana belum ada klasifikasi dan zona nilai objek pajak,” tulis Suprapto via WhatsApp.

Suprapto menyebut bahwa pengelolaan PAD yang efektif adalah perlunya melakukan pendataan sumber-sumber potensi PAD. Sekaligus kata dia, melakukan singkronisasi dengan legalisasi perangkat hukumnya.

Pasalnya kata Suprapto lagi, kemandirian fiskal hanya bisa dilakukan dengan terus menerus menggali potensi sumber daya secara inovatif dan produktif.

Dari tangan Kepala BPK RI Perwakilan Sulteng, Slamet Riadi, Suprapto menerima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Perwakilan Sulawesi Tengah terhadap pemeriksaan efektivitas pengelelolaan Pendapatan Asli Daerah untuk mendukung kemandirian fiskal. (*)

Penulis: Sutopo Enteding

Pos terkait