Sulianti Murad Dilaporkan Ke Bawaslu Terkait Dugaan Politik Uang, Ini Klarifikasi Gerindra Banggai

BANGGAI RAYA- Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra kabupaten Banggai, Hj, Sulianti Murad SH.MH dilaporkan ke Bawaslu Banggai terkait dugaan pidana politik uang pada Jum’at (12/1/2024).

Laporan ini disampaikan oleh Supriadi Lawani dan Moh. Saiful  Saide yang merupakan pemerhati Pemilu dan demokrasi dengan nomor laporan 006/LP /PL/Kab/26.02/I/2024. 

Menurut Supriadi Lawani atau yang akrab dipanggil Budi peristiwa itu terjadi di Kelurahan Sisipan Kecamatan Batui Kabupaten Banggai pada Senin (8/1/2024).

“Iya telah kami laporkan ke Bawaslu Banggai terkait dugaan tindak pidana politik uang yang terjadi di kelurahan Sisipan Batui tanggal 8 kemarin,” demikian di katakan Budi, dalam rilisnya. 

Menurut Budi memberikan uang saat kampanye adalah tindakan pidana yang tidak boleh dilakukan oleh pelaksana atau tim kampanye sebagaimana diatur dalam pasal 523 ayat (1) Undang – undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu. 

BACA JUGA:  Peringati 10 Muharam, Kemenag Bersama Baznas Banggai Gelar Lebaran Yatim

Selanjutnya Moh. Saiful Saide yang akrab dipanggil Ipul ini mengatakan bahwa peristiwa ini menambah deretan panjang dugaan politik uang dalam sejarah pemilu dan pemilihan di kabupaten Banggai. 

Telah sama kita ketahui bahwa berdasarkan indeks kerawanan pemilu kabupaten Banggai menepati peringkat kedua dalam kerawanan politik uang se Indonesia. 

“Dari kurang lebih 514 kabupaten kota di Indonesia Banggai urutan dua politik uang satu tingkat di bawah   kabupaten  Jaya Wijaya   di Papua dan ini harus segera disikapi bersama dan itu tidak lepas dari peran Bawaslu yang sangat vital,” sebut Ipul.

Budi juga berharap agar Bawaslu dan Gakumdu untuk segera menindaklanjuti laporan tersebut demi tegaknya hukum pemilu. 

“Saya berharap agar laporan kami ini diseriusi oleh Bawaslu dan Gakumdu demi tegaknya hukum pemilu,” tandasnya. 

BACA JUGA:  Pastikan Kesiapan Pilkada, Badan Kesbangpol Banggai Gelar Rapat Evaluasi

Sementara itu, Sulianti Murad melalui Wakil Sekretaris DPC Gerindra Banggai, Nasri Sei yang merupakan Caleg Gerindra Dapil IV memberikan klarifikasi.

Dijelaskan, pada Senin 8 Januari 2024 itu, merupakan kegiatan rutin Perwis Kecamatan Batui dalam rangka memberikan santunan. 

“Ini kegiatan rutin setiap bulan berjalan dan dihadiri Ketua Perwis Kabupaten Banggai,” ungkap Nasri Sei.

Menurutnya, terdapat dua item kegiatan di tempat yang sama pertama agenda Perwis yakni zikran, zikiran, tausiah dan sosialisasi smart Umrah. 

Setelah acara Perwis ditutup, dilanjutkan Kampanye Gerindra Muatan Pendidikan Politik ke warga. 

“Jurkam saya sendiri dan Amalya Murad dimulai pukul 15:30-16:00 WITA sesuai STTP. Saya selaku caleg bersama Amalya Murad meninggalkan Lokasi,” bebernya.

Setelah acara kampanye tatap muka ditutup, dilanjutkan tradisi salawat dan pemberian santunan kepada anak yatim dan para janda yang digelar secara rutin setiap tanggal 8 bulan berjalan. 

BACA JUGA:  Festival Kurikulum Merdeka se Sulteng, Siswa SMPN 3 Luwuk Juara Pertama

Sebelum pelaksanaan kegiatan, Nasri Sei menyambangi sekretariat Panwas,  memberi gambaran seputar agenda dimaksud kepada Ketua Panwascam Batui terkait dua kegiatan di lokasi yang sama, dan diperbolehkan. 

“Kapasitas Hj. Sulianti Murad saat itu sebagai Ketua Perwis Banggai  yang diundang menghadiri kegiatan Perwis Kecamatan Batui yang digelar setiap tanggal 8 bulan berjalan,  program salawat (Penyerahan Santunan),” katanya.

Ia menegaskan, dalam momentum itu tidak ada pernyataan mengarahkan pilihan kepada yang disantuni. Hadir dengan kapasitas Ketua Perwis, Hj.Sulianti Murad tidak melakukan orasi politik saat kegiatan itu.

“Intinya pemberian santunan kepada anak yatim merupakan kegiatan rutin dari Sulianti Murad sebagai kapasitas ketua Perwis tanpa ada kaitannya dengan kepentingan politik,” tegasnya. (*)

Pos terkait