Sukses, Tour de Banggai Bakal Jadi Agenda Tahunan

  • Whatsapp
BUPATI Banggai Amirudin menyapa warga saat menjajal rute Toili-Luwuk dalam ajang Tour de Banggai. FOTO: HUMAS

BANGGAI RAYA- Tour de Banggai 2021 selesai digelar, Minggu (12/12/2022). Event balap sepeda ini menyita perhatian publik. Sebanyak 140 peserta ikut ambil bagian. Mereka tidak hanya berasal dari Kabupaten Banggai, namun juga datang  dari berbagai daerah. Ada dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Jakarta serta sejumlah daerah di Sulawesi Tengah.

Tour de Banggai  perdana ini, start dari Kecamatan Toili dan finish di depan Graha Pemda, Kecamatan Luwuk. Para peserta Tour de Banggai dilepas oleh Anggota DPR RI, Ahmad Ali, Ketua DPRD Sulawesi Tengah, Nilam Sari Lawira, serta Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka.

Bacaan Lainnya

Bupati Banggai juga ikut menjajal lintasan sejauh kurang lebih 100 kilometer tersebut.

Kesuksesan Tour de Banggai, tentunya tak lepas dari sosok inspiratif Bupati Banggai Amirudin Tamoreka. Putra Kecamatan Moilong ini memang dikenal menggemari olah raga sepeda. Saat waktu libur kerja, Bupati Amirudin tak lupa menyempatkan waktu untuk bersepeda bersama komunitas sepeda di Kabupaten Banggai. Bahkan beberapa kali kegiatan bersepeda ini dilakukan ke wilayah kecamatan, hingga ke Kabupaten Tojo Una-Una.

Dari sinilah muncul ide Bupati Banggai untuk menggelar event balap sepeda bertajuk Tour de Banggai. Event ini tidak hanya sebatas membangkitkan minat masyarakat untuk berolahraga atau sekadar menghibur masyarakat. Namun kegiatan Tour de Banggai adalah untuk memperkenalkan keindahan alam dan budaya Kabupaten Banggai.

ANGGOTA DPR RI, Ahmad Ali bersama Bupati Amirudin Tamoreka  saat kegiatan Tour de Banggai. FOTO: HUMAS

Untuk diketahui, event ini memiliki logo yang setiap bagian memiliki makna. Huruf T yang membentuk kepala Burung Maleo merupakan salah satu hewan endemik Sulawesi yang banyak hidup di wilayah Kabupaten Banggai.

Huruf R yang terbentuk dari tugu Adipura dan siluwet orang bersepeda. Tugu Adipura merupakan ikon kebanggaan simbol kebersihan dan keindahan kota Luwuk, dan siluwet orang bersepeda merupakan sombol kegiatan yang diselenggarakan dari daerah dataran Toili dan finish di kota Luwuk.

Font atau huruf yang tidak beraturan melambangkan keberagaman bahasa dan agama yang ada di Kabupaten Banggai, namun memiliki tujuan yang sama memajukan daerah.

Menggunakan warna biru sebagai simbol dari empat hal yakni kepercayaan, loyalitas, tanggung jawab dan keamanan.

Kegiatan Tour de Banggai yang memperebutkan hadiah Rp100 juta yang baru selesai digelar, akan menjadi kegiatan tahunan yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Banggai di era kepemimpinan Bupati Amirudin Tamoreka dan Wakil Bupati Furqanuddin Masulili. (*)

Penulis: Zainuddin Lasita

Pos terkait