Sukses Gelar ‘Gebyar Museum’, Siswa Diharap Semakin Cinta Budaya Lokal

  • Whatsapp
KABID Kebudayaan Disdik Banggai, Yusriani Jangoh menutup secara resmi kegiatan Gebyar Museum, Selasa (19/10/2021). FOTO: ISTIMEWA

BANGGAI RAYA- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banggai sukses menggelar Gebyar Museum yang berlangsung selama dua hari yakni sejak Senin sampai Selasa (18-19/10/2021) di halaman Museum Daerah Luwuk.

Beragam lomba dikompetisikan untuk memeriahkan Gebyar Museum ini, mulai dari Lomba Mendongeng, Pidato Bahasa Daerah dan Lomba Lagu Nasional, serta Permainan Rakyat seperti Patengka, Gasing, Congklak, Ponti/Biya-biya. Lomba ini diikuti bagi peserta didik tingkat SD/MI dan SMP/MTs.

Bacaan Lainnya

Selasa kemarin, Kepala Bidang Kebudayaan Disdik Banggai, Yusriani Jangoh menutup secara resmi kegiatan Gebyar Museum tersebut, yang sebelumnya dibuka oleh Bupati Amirudin Tamoreka.

“Alhamdulillah kegiatan Gebyar Museum berjalan lancar dan sukses, tidak ada kendala. Tadi sudah ditutup, saya mewakili Kadis karena beliau kebetulan ada rapat di Kantor Bupati,” ujar Kabid Yusriani Jangoh kepada Banggai Raya, Selasa (19/10/2021).

Dalam acara penutupan itu, dirangkaikan langsung dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba. Hadir dalam penutupan itu, kepala-kepala sekolah,official masing-masing sekolah, dan orangtua siswa serta peserta lomba.

“Yang juara semuanya, tidak dimonopoli oleh satu sekolah. Perwakilan sekolah satu yang juara, ini untuk memotivasi,” katanya.

Ia beharap, melalui Gebyar Museum dan permainan rakyat ini, bisa merubah mindset siswa untuk selalu cinta terhadap museum dan selalu cinta budaya lokal yakni Budaya Babasalan.

“Dan akan memfollow up kegiatan-kegiatan yang didapatkan di museum ke rumah mereka (peserta didik), lingkungan mereka dan juga waktu istirahat mereka di sekolah. Sehingga kebiasaan main game lewat smartphon itu bisa dikurangi,” harapnya. (*)

Penulis: Jajad Sudrajad

Pos terkait