Sudah 2 Tahun, Komunitas Berbagi Sedekah Jalankan ‘Jumat Berkah’

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA – Berbagilah dengan sesama. Tidak perlu muluk-muluk. Sebungkus nasi bisa jadi barang mewah bagi yang membutuhkan.

Itulah yang dilakukan Komunitas Berbagi Sedekah (KBS) setiap Jumat bertempat di jalan Ahmad Yani tepatnya samping Kantor Telkom.

Bacaan Lainnya

Aksi rutin itu dimulai dari Pukul 08.00 sampai selesai dengan membagikan nasi bungkus kepada pengendara maupun pejalan kaki yang melintas di tempat tersebut.

Dedy bersama kawan-kawannya yang tergabung dalam Komunitas berbagi sedekah . Mereka sudah melakoni aktivitas selama dua tahun. ”Dulu, waktu awal-awal, kami membagikan nasi bungkus, sayur mentah, dan pakaian bekas layak pakai,” terang Dedy kepada Banggai Raya, Jumat (10/6/2022).

Awalnya, Dedy punya ide konsep berbagi sedekah akan tetapi karena tidak bisa sendiri sehingga memposting di facebook untuk mengajak yang lain bergabung.

“Alhamdulillah mendapatkan tanggapan dari lima orang kemudian langsung mengadakan kegiatan setiap hari Jum’at. Kami berpikir, kalau mereka bisa, kenapa kami nggak bisa?,” ucapnya.

Sejak itu, terbentuklah komunitas berbagi sedekah (KBS) dan langsung mulai melakukan kegiatan setiap hari jumat.

“Alhamdulillah mulai banyak teman-teman untuk bergabung. Tak dinyana, respons yang datang begitu positif. Akhirnya, ada yang transfer, lalu kami belikan nasi bungkus untuk dibagikan,” terangnya.

KBS semakin rutin men-share agenda kegiatan sedekah nasi bungkus (nasbung) di media sosial. Cara itu dianggap paling efektif untuk menggalang gerakan sosial tersebut.

”Kami share di media sosial sehingga ada yang mau bersedekah bisa langsung menghubungi kami,” jelas Dedy yang juga Ketua Komunitas YNCI Chapter Luwuk.

Pemilihan Jumat bukan tanpa alasan. Jumat dipilih karena diangap sebagai hari paling berkah bagi umat Islam. Pada hari itu pula, dosa mulai Jumat hingga Jumat selanjutnya dihapus.

”Hari Jumat itulah hari terbaik untuk berbagi. Kalau kami berbagi, pasti didoakan sama mereka. Itulah istimewanya,” tuturnya.

Saat ini anggota KBS dari berbagai latar belakang. Namun, perbedaan latar belakang itu tidak menyurutkan tiap anggota untuk ikut ambil bagian.

Selain ajang sedekah, KBS juga menjadikan kegiatan itu sebagai sarana bersilaturahmi. Melalui kegiatan tersebut, teman-teman bisa berkumpul lagi. ”Ini tempat yang bagus untuk kami berbagi dan juga bersilaturahmi lagi,” tutur Jhun salah satu anggota KBS.

KBS adalah salah satu di antara sekian banyak gerakan sosial di Luwuk Banggai. Melalui gerakan sosial seperti itu, kita bisa tahu bagaimana berbagi menjadi kebutuhan dasar manusia. Melalui mereka, sebungkus nasi pun menjadi berkah bagi yang menerima. (*)

Penulis: Angki Bano
Editor: Jajad

Pos terkait