SMPN 6 Luwuk Ujian Berbasis Komputer

  • Whatsapp
Siswa kelas 9 SMPN 6 Luwuk mengikuti ujian sekolah berbasis komputer. FOTO ISTIMEWA

BANGGAI RAYA- SMP Negeri 6 Luwuk yang beralamat di Kelurahan Kilongan Permai, Kecamatan Luwuk Utara telah melaksanakan ujian sekolah bagi siswa kelas IX yang berjumlah 90 orang dimulai tanggal 17 sampai 23 Mei 2022. SMPN 6 Luwuk mengelar ujian sekolah berbasis komputer.

Evaluasi belajar peserta didik kelas IX SMPN 6 Luwuk dengan berbasis komputer ini, sesuai dengan misi sekolah untuk mewujudkan sekolah berbasis IT. Sekolah yang dipimpin oleh Dra. Misnar, M.Pd selalu menerapkan ujian sekolah berbasis komputer moda semi online, sehingga peserta ujian tidak dibebani dengan biaya kuota internet.

Bacaan Lainnya

Kepala SMPN 6 Luwuk, Dra. Misnar kepada Banggai Raya mengatakan, untuk ujian tahun ajaran 2021/2022 ini diikuti oleh 90 peserta didik, terbagi dalam 3 sesi yang masing-masing sesi terdiri dari 30 orang peserta ujian.

“Bahwa sesuai dengan rencana pelaksanaan ujian semester untuk kelas VII dan kelas VIII yang akan dilaksanakan pada bulan Juni nanti, juga akan dilaksanakan berbasis komputer,” janji Misnar.

Misnar memberikan apresiasi serta menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, sehingga seluruh kegiatan bias terlaksana dengan baik,

“Terutama kepada pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai yang telah memberikan apresiasi atas pelaksanaan ujian berbasis komputer ini,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Ujian SMPN 6 Luwuk, Endah Sulistiyowati mengatakan, pelaksanaan ujian ini berdasarkan edaran dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 968/800/Disdikbud tentang Pedoman Penilaian Kelulusan dan Penilaian Kenaikan Kelas pada Satuan Pendidikan TK,SD,SMP dan Kesetaraan di Kabupaten Banggai Tahun Ajaran 2021/2022.

“Sampai hari ke- 2 pelaksanaan ujian masih berjalan dengan lancar, baik dari segi kesiapan sarana prasarana maupun aplikasi yang digunakan dalam ujian,” kata Endah.

Penanggungjawab IT SMPN 6 Luwuk, Slamet Wiyono menjelaskan, untuk pelaksanaan ujian kali ini, SMPN 6 Luwuk menggunakan Aplikasi baru, tidak sama dengan aplikasi ujian pada tahun sebelumnya.

Aplikasi yang digunakan SMPN 6 Luwuk dengan mengadopsi aplikasi ujian yang dimiliki oleh Kementerian Pendidikan.

“Sehingga seluruh fitur yang ada pada aplikasi ANBK juga ada di aplikasi milik kami. Selain itu, ada pula fitur sikronisasi, sehigga pelaksanaan ujian bisa dilaksanakan, baik secara online maupun semi online . Kami menyimpan bank data soal dan peserta ujian di hosting, kemudian data tersebut kami sinkronkan dengan server ujian yang ada di ruang ujian, sehingga ujian bias kami laksanakan secara semi online,” jelas Slamet. (*)

Penulis: Muh Rum Lengkas

Pos terkait