SMKN 1 Luwuk Buka PPDB Secara Online

Romin Hairun

BANGGAI RAYA- Dalam pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran baru 2020/2021, SMKN 1 Luwuk mengikuti petunjuk teknis (Juknis) Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah.

Sesuai peraturan Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Sulteng nomor 061/02.SEK/DIKBUD, tentang petunjuk teknis pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMAN/SMKN/SLBN/SMANOR/TK/ SD/SMP dan SMA Negeri Terpadu Madani Provinsi Sulteng tahun pelajaran 2020/2021.

Demikian disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, SMKN 1 Luwuk, Romin Hairun kepada Banggai Raya, Rabu (6/5/2020). “Kita ikut Juknis. Tapi tanggal 14 Mei 2020, kita masih melaksanakan rapat panitia. Hanya sistimnya, mulai penerimaan, pengumuman dan pendaftaran kembali dilakukan secara online,” ungkap Romin Hairun

BACA JUGA:  Meneropong Keadilan Islam dalam Kasus Vina, Sebelum 7 Hari: Sebuah Refleksi Hukum dan Moral

Waktu pelaksanaan PPDB dimulai tanggal 15 Mei sampai 3 Juni 2020 yaitu pengambilan formulir, pada tanggal 10-17 Juni 2020 pemasukan berkas pendaftaran, dan pada tanggal 25 Juni 2020 pengumuman. Tanggal 26-29 Juni 2020 lapor diri bagi yang lulus, kemudian pada tanggal 8-10 Juli 2020 pengenalan lingkungan sekolah.

BACA JUGA:  Idul Adha 1445 H, Masjid An Nuur Luwuk Sembelih 11 Ekor Sapi Kurban

Dijelaskannya, peraturan Kadis Dikbud Sulteng tersebut, pasal 1 petunjuk teknis penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran 2020/2021, disusun untuk menjamin kelancaran dan akuntabilitas dalam pelaksanaan PPDB SMAN/SMKN/SLBN/SMANOR/TK, SD, SMP, SMA Negeri Terpadu Madani Provinsi Sulteng tahun pelajaran 2020/2021.

Petunjuk terknis PPDB itu kata dia, dimaksudkan sebagai ketentuan teknis pelaksanaan PPDB tahun pelajaran 2020/2021 pada SMAN/SMKN/SLBN/SMANOR/TK/SD/SMP,SMA Negeri Terpadu Madani di Sulteng.

BACA JUGA:  Rayakan IdulAdha, Pekerja JOB Tomori dan Mitra Kerja Salurkan 29 Ekor Hewan Qurban

Tujuan pelaksanaan Juknis PPDB sambung Romin, adalah menjamin PPDB berjalan dengan secara objektif, akuntabel, transfaran, dan tanpa diskriminasi sehingga mendorong peningkatan akses layanan pendidikan di Sulteng.

“Meningkatkan kualitas dan pelayanan pendidikan di Sulteng, meningkatkan pemerataan dan perluasan akses pendidikan di Sulteng. Serta memberikan pelayanan bagi calon peserta didik untuk memasuki sekolah secara terarah dan berkualitas dan mengatur prosedur operasional pendaftaran seleksi dan pengumuman PPDB,” pungkasnya. RUM