SMA/SMK Mulai Belajar Tatap Muka

  • Whatsapp
Abdurrahman Abdillah Y Rumi

BANGGAI RAYA- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Cabang Dinas Pendidikan Menengah Wilayah V Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah menerbitkan surat nomor 529/061/CABDIS.V/DIKBUD, tertanggal 20 September 2021 berisi pemberitahuan belajar tatap muka secara terbatas. Pembelajaran tatap muka dilakukan selama 2 hari dalam sepekan.

Surat pemberitahuan itu juga menindaklanjuti surat edaran Bupati Banggai Nomor 440/1760/Satgas Covid-19 tanggal 17 September 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, untuk penanganan dan pengendalian penyebaran Covid-19 di Kabupaten Banggai, Provinsi Sulteng, yaitu setiap satuan penddidikan hanya dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) selama tiga hari dalam sepekan, maka PTMT menjadi tiga hari dalam sepekan.

Bacaan Lainnya

“Pembelajaran tatap muka terbatas di tingkat sekolah, di SMA dan sekolah lainnya dapat dilaksanakan mulai hari Senin tanggal 20 September 2021. Itu sesuai dengan surat edaran yang telah dikirimkan ke sekolah-sekolah,” kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Menengah Wilayah V Sulteng, Abdurrahman Abdilah Y Rumi kepada Banggai Raya, Senin (20/9/2021).

SE tersebut mendasari Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020, tentang Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Surat SKB Empat Menteri Nomor 03/KB/2021, Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun 2021 tanggal 6 September 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Masyarakat level 3, level 2, dan level 1 serta mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19.

Pijakan lainnya adalah SE Gubernur Sulteng Nomor 420/552/ DIKBUD, Instruksi Gubernur Sulteng Nomor 443/313/SATGAS COVID-19-G.ST/2021, dan SE Bupati Banggai Nomor 440/1760/Satgas Covid-19, tanggal 7 September 2021, tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 untuk Penanganan dan Pengendalain Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Banggai.

“Pada PTM terbatas di satuan pendidikan telah memiliki surat pernyataan orang tua/wali murid yang mengizinkan anaknya melakukan PTMT di sekolah. Dan bila terdapat orang tua/wali murid yang tidak mengizinkan anaknya untuk PTM di sekolah, maka satuan pendidikan berkewajiban menyediakan layanan pembelajaran secara daring/online atau pembelajaran sejenisnya,” terang Abdurrahman.

Satuan pendidikan kata dia, dapat melaksanakan PTM terbatas jika telah mengisi daftar periksa pada laman Dapodik. Kemudian setiap guru dan tenaga kependidikan yang melaksanakan PTM terbatas telah divaksin Covid-19 tahap I dan II. Bagi guru dan tenaga kependidikan yang belum melaksanakan Vaksinasi Covid-19 tidak diperkenankan melaksanakan proses PTMT di sekolah, namun dilaksanakan secara daring/online dari rumah. (*)

Penulis: Muh Rum Lengkas

Pos terkait