Sikapi Kenaikan Harga, Tim Terpadu Operasi Pasar Murah Mobile

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Menyikapi kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok beberapa hari terakhir, Bupati Banggai Herwin Yatim membentuk tim terpadu, guna melaksanakan operasi pasar murah secara mobile. Rencananya, Senin (30/3/2020), sekitar pukul 09.00 WITA, bertempat di halaman Kantor Dinas Perdagangan (Disdag) Banggai, Bupati Herwin Yatim akan melepas tim terpadu untuk operasi pasar murah secara mobile.

“Iya benar, Bupati Banggai Herwin Yatim telah bentuk tim terpadu, untuk pasar murah mobile. Selain itu juga untuk melakukan pemantauan dan pengawasan kenaikan harga bahan pengan, apabila ditemukan kenaikan yang tidak awajar akan ditindak oleh Satuan Tugas (Satgas) pangan,” ucap Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Banggai, Hasrin Kepada Banggai Raya, Minggu (29/3/2020).

Bacaan Lainnya

Menurut Hasrin, untuk kegiatan operasi pasar murah secara mobile, melibatkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Banggai, Satgas pangan Polres Banggai, tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Banggai, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Perum Bulog dan seluruh distributor bahan pokok yang ada di daerah ini.

Lepas dari itu, Hasrin juga mengimbau kepada seluruh masyarakat di daerah ini untuk tidak panic menyikapi wabah ccorona atau covid-19, dengan memborong bahan pokok. Mengingat ketersediaan stok masih cukup banyak dan apabila ada kenaikan harga akan langsung disikapi dengan operasi pasar murah secara mobile.

Selanjutnya, apabila ada distributor maupun pedagang eceran yang menjual kebutuhan pokok yang dinilai tidak wajar, segera melaporkan ke Satgas pangan Polres Banggai, agar segera ditindak lanjuti. Dengan catatat laporan  yang disampaikan dilengkapi bukti pembelian seperti nota, nama distributor atau oknum pedagang yang bersangkutan.

Sebelumnya, Perum Bulog Kantor Cabang Luwuk, pada Jumat (27/3/2020) telah melaksanakan operasi pasar murah di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Banggai. Untuk stabilisasi harga beras, Bulog menyiapkan 1 ton beras per hari, guna memenuhi permintaan masyarakat di daerah ini.

“Kami telah laksanakan operasi pasar murah, untuk stabilisasi harga beras, minyak goreng dan tepung terigu, mulai pukul 08.00 Wita hingga selesai. Dan akan dilaksanakan ditiap hari kerja,” ucap Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Luwuk, Rendy Hidayat kepada Banggai Raya, Minggu (29/3/2020).

Rendy mengaku, saat ini stok beras di tiga Gudang Logistik (Dolog), yakni Dolog Karaton, Dolog Bunta dan Toili, sebanyak 1.100 ton. Untuk stok minyak goreng sebanyak 16.000 liter dan tepung terigu sebanyak 200 kilogram (kg). rencananya, awal April 2020 ini, untuk stok terigu aka nada penambahan sebanyak 8 ton, guna memenuhi permintaan menjelang Bulan Suci Ramadhan.

Disampaikan juga untuk harga beras medium Rp8.500 per kg, beras premium Rp9.500 per kg, minyak goreng Rp12.500 per liter dan tepung terigu Rp8.500 per kg. Harga yang ditawarkan tersebut, kata Rendy, sesuai standar Harga Eceran Tertinggi (HET), dengan kualitas terjamin dan lebih murah dari harga jual di pasaran.

Sementara itu, amatan media ini harga semua jenis beras di Pasar Rakyat Simpong, berkisar Rp560.000 hingga Rp620.000 per 50 kilogram (kg), sebelumnya di jual dengan kisaran Rp470.000 hingga Rp490.000 per 50 kilogram.

Harga gula pasir eceran berkisar Rp16.000 hingga Rp18.000 per kg. Harga Minyak Goreng Curah Rp13.000 per liter, sebelumnya Rp10.500 per liter. Harga Tomat Rp12.000 per kg, sebelumnya Rp5.000 hingga Rp8.000 per kg. Harga cabai keriting Rp20.000 per kg, sebelumnya Rp 15.000 per kg, harga cabai rawit Rp30.000 per kg, sebelumnya Rp20.000 per kg. Harga jahe Rp90.000 per kg, sebelumnya Rp30.000 hingga Rp40.000 per kg. MAN