Sikapi Hasil Sementara Pemilu, PDIP Banggai Tunggu Hasil Rekapitulasi KPU

BANGGAI RAYA-PDIP Banggai masih akan menunggu hasil rekapitulasi yang dilaksanakan secara berjenjang oleh KPU, termasuk KPU Banggai, terkait hasil pemilu serentak tahun 2024.

Sekretaris DPC PDIP Banggai Suprapto melalui juru bicara partai Anny Kushardjanti, dalam siaran persnya melalui media ini, Minggu (18/2/2024) mengatakan, menyikapi situasi dan kondisi kancah perpolitikan, dan hasil sementara pemilu serentak 2024 di Kabupaten Banggai, termasuk adanya klaim Partai Golkar akan merebut palu sidang DPRD Banggai, PDI Perjuangan tetap menunggu hasil real count atau pleno rekapitulasi perhitungan suara.

BACA JUGA:  Pimpin SDN Pembina Luwuk, Sugeng Komitmen Tingkatkan SDM Guru di Bidang IT

Ia mengatakan, di tingkat PPK baru dimulai dan masih akan berlanjut hingga Pleno di KPU Banggai. “Adapun bila terjadi penurunan jumlah kursi nantinya atau bila prediksi/klaim Partai Golkar tersebut benar, pada prinsipnya PDI Perjuangan tetap berjuang mempertahankan hasil pemilu melalui saksi-saksi partai yang sudah dibimtek oleh BSPN. Saksi partai wajib menjaga dan mengawal suara PDI Perjuangan dan Gama. Pemilu harus jurdil dan luber,” tegasnya.

BACA JUGA:  Peringati HUT ke 73, IBI Bekerjasama Dinkes P2KB Balut Gelar Pelayanan KB Gratis

Terjeleknya kata dia, apabila PDI Perjuangan, perolehan kursinya ternyata berkurang nantinya, setidaknya PDI Perjuangan Banggai kalah terhormat. “Tidak menggunakan money politik dan intimidasi kepada ASN dan aparat pemerintahan,” ucapnya.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Banggai selaku Ketua DPRD Banggai kata Anny, juga telah mengucapkan terima kasih dari keluarga besar PDI Perjuangan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Banggai yang telah memberikan hak pilihnya. “Arah kemajuan daerah Kabupaten Banggai, Negara Indonesia pada umumnya, ditentukan oleh rakyat. Masyarakatlah yang telah memilih para pemimpinnya,” kata dia.

BACA JUGA:  Forum Kemitraan dan Komunikasi Bahas Optimlisasi Program JKN di Banggai

Dalam kesempatan ini, Anny Kushardjanti yang juga merupakan penghubung partai di KPU Banggai, menyampaikan sangat prihatin dengan telah tercederainya demokrasi di Indonesia. “Banyak dugaan kecurangan, money politik, intimidasi, hingga kesalahan dalam penginputan data KPU,” ujarnya.**

Pos terkait