Setelah 4 Hari Pencarian, Jumadi Korban Hanyut di Batui Selatan Ditemukan Meninggal Dunia

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA – Korban hilang yang hanyut terseret arus sungai Ombolu di Desa Sukamaju, Kecamatan Batui Selatan Kabupaten Banggai, yang diketahui bernama Jumadi warga Desa Sukamaju I, akhirnya ditemukan Tim SAR Gabungan setelah empat hari pencarian.

Informasi yang dihimpun  Banggai Raya, dari Tim Basarnas Palu, Kamis 7 Oktober 2021, korban Jumadi ditemukan 10,5 kilometer dari lokasi kejadian pertama dalam keadaan meninggal dunia.

Bacaan Lainnya

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu/Basarnas Palu, Andrias Hendrik Johannes menyebutkan,  pada Kamis 7 Oktober 2021 pukul 08.25 Wita korban ditemukan  oleh TIM SAR Gabungan  dalam keadaan meninggal dunia (MD) sekitar 10,5 KM dari LKP dan dievakuasi menggunakan Ambulance ke rumah duka di Desa Sukamaju I Kecamata Batui Selatan.

Pada pukul 09.20 WITA Tim SAR Gabungan tiba di Desa Sukamaju Kecamatan Batui Selatan untuk menyerahkan korban ke pihak keluarga .

“Usai menyerahkan korban ke keluarga, pada pukul 09.30 Wita Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing dan memutuskan Operasi SAR selesai dan diusulkan ditutup dan seluruh unsur Potensi SAR dikembalikan ke Satuan Masings dengan ucapan terima kasih,” ujar Andrias dalam rilisnya, Kamis (7/10/2021).

Sebelumnya diberitakan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu/Basarnas Palu, menerima laporan dari anggota Tagana, Burhan pada Senin (4/10/2021) pukul 08.50 Wita.

Dalam laporannya, Burhan menyebutkan, satu orang warga Desa Sukamaju I dilaporkan terseret arus sungai Ombolu di Desa Sukamaju Kecamatan Batui Selatan, pada Minggu (3/10/2021) pukul 16.30 Wita.

“Setelah menerima laporan kami meneruskannya ke  Tim SAR di Pos Pencarian dan Pertolongan Luwuk untuk ditindaklanjuti dan menuju lokasi kejadian pada hari itu juga untuk melakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban,” tandasnya.

Unsur SAR Gabungan ini terdiri dari Pos Pencarian dan Pertolongan Luwuk sebanyak 5 orang, Polsek Batui 4 orang, Babinsa Batui 2 orang, Rapi 4 Orang dan sejumlah masyarakat desa setempat.

Alat utama yang digunakan dalam pencarian ini  yakni Satu) Unit Rescue Car, Rubber Boat, Perahu Nelayan, peralatan medis, peralatan evakuasi, APD Covid 19 dan Palsar pendukung lainnya. (*)

Penulis: Rahman Asnawi

Pos terkait