Sertifikat Tanah Hilang? Jangan Panik, Ini Prosedur Pengurusunnya!

  • Whatsapp
KANTOR Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Banggai. FOTO RUM LENGKAS

BANGGAI RAYA- Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Banggai, Anang Indrayu, S.Sit menyampaikan, kepada seluruh masyarakat Kabupaten Banggai yang sertifikat tanahnya hilang agar tidak panik, tapi segera temui petugas kantor pertanahan.

Ia menjelaskan, apabila sertifikat tanah warga hilang, bisa diurus di Kantor BPN Banggai. Tentunya ada beberapa hal yang harus diketahui masyarakat.

Bacaan Lainnya

Pertama, mengisi formulir dan ditandatangani oleh pemohon atau kuasanya diatas materai.

“Kedua, lampirkan surat kuasa. Ketiga, lampirkan fotocopi identitas berupa KTP, KK pemohon dan kuasa bila dikuasakan. Keempat, lampirkan fotocopi akta pendirian dan pengesahan badan hukum yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas,” jelas Anang Indrayu kepada Banggai Raya di ruang kerjanya belum lama ini.

Kelima sambung dia, bawa sertifikat asli yang rusak atau sertakan fotocopi sertifikat, bila ada. Keenam, bawa surat pernyataan dibawah sumpah oleh pemegang hak atau yang menghilangkan sertifikat.

“Ketujuh, lampirkan surat tanda laporan kehilangan dari kepolisian setempat atas hilangnya sertifikat, dan kedelapan, sertifikat sebaiknya difotocopi dan disimpan di tempat terpisah atau antisipasi  kehilangan,” ujarnya.

Selanjutnya, Ia menambahkan, masyarakat ingin mengetahui perkembangan tentang pertanahan bisa kunjungi website dan akun media sosial Kantor Pertanahan Kabupaten Banggai untuk lebih mengetahui informasi pertanahan terkini.

“Sesuai dengan nilai-nilai Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Badan Pertanahan Nasional RI, yakni melayani, profesional dan terpercaya,” ungkapnya.

Melayani jelasnya, yaitu melayani dengan kejelasan prosedur, biaya dan ketepatan waktu. Profesional, yakni bekerjasama, bekerja cerdas, tuntas dan memberikan nilai tambah. Kemudian terpercaya, yaitu bekerja dengan integritas, dapat dipercaya dan diandalkan, menjaga martabat serta tidak melakukan hal tercela.

“Petugas dan pegawai BPN, akan selalu patuh dan taat pada peraturan yang ditetapkan, sesuai dengan tugas dan tanggungjawab yang diberikan,” tandasnya. RUM

Pos terkait