Seleksi CPNS Gunakan Pemindai Wajah, Agus Sutiadi: Tanpa KTP Atau KK Mohon Maaf

  • Whatsapp
KEPALA Kantor Regional IV BKN Makassar, Agus Sutiadi meninjau sarana dan prasarana ujian SKD CPNS 2021 di Kabupaten Banggai, Selasa (7/9/2021). Ia didampingi Kepala BKPSDM Banggai Soffian Datu Adam. FOTO: ZAINUDDIN

BANGGAI RAYA- Untuk menjaga kualitas transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan seleksi CPNS 2021, pemerintah menyiapkan fitur tambahan pada sistem CAT BKN yakni face recognition atau pemindai wajah. Hal itu disampaikan Kepala Kantor Regional IV BKN Makassar, Agus Sutiadi saat meninjau persiapan lokasi ujian SKC CPNS 2021 di Kabupaten Banggai, Selasa (8/9/2021).

“Sekarang ini kita menggunakan fitur face recognition. Fitur ini untuk melihat kecocokan wajah. Jadi saat datang ujian, wajah haru serupa saat mendaftar. Ini untuk memastikan bahwa saat register adalah peserta yang bersangkutan,” tuturnya.

Bacaan Lainnya

Ia menambahkan pada pelaksanaan ujian CPNS tahun ini, setiap peserta wajib membawa KTP. “Pastikan KTP harus ada, kalau KTP hilang harus membbawa KK asli. Kalau tidak ada siapapun dia mohon maaf, tidak ada ampun,” terangnya.

Ia berharap kepada peserta agar secepatnya berada di lokasi sebelum pelaksanaan ujian karena masih ada proses registrasi.

“Lima menit setelah mulai ujian, maka komputer registrasi mati (tak bisa lagi meregistrasi). Sehingga satu jam sebelum ujian peserta harus sudah registrasi. Setelah itu menunggu di ruang steril, untuk persiapan ujian,” jelasnya.

Dijelaskannya bahwa pelaksanaan ujian SKD CPNS tahun ini akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sejumlah syarat dan ketentuan diberlakukan bagi peserta, di antaranya wajib melakukan swab test RT PCR atau Rapid test antigen yang pelaksanaannya wajib sebelum pelaksanaan ujian. “Semua peserta harus dirapid antigen minimal,” katanya.

Jika saat pelaksanaan ujian terdapat peserta yang positif Covid-19, maka panitia akan menyiapkan ruangan khusus.

“Hanya yang bebas Covid saja yang boleh masuk di ruangan ujian. Bagi peserta yang positif jika sudah berada di lokasi ujian akan ditempatkan di ruang khusus untuk mengikuti ujian. Apabila satu hari sebelum ujian dilaksanakan ada peserta yang dinyatakan positif, maka silakan melapor ke panitia untuk dijadwal ulang setelah pelaksanaan SKD selesai,” jelasnya.

Pos terkait