Selamat, Dua Proposal Mahasiswa UMLB Lolos Pendanaan

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Dua proposal mahasiswa Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai (UMLB) lolos meraih pendanaan dari pemerintah pusat dalam kompetisi bergengsi tingkat nasional. Capaian ini tentunya prestasi membanggakan dan patut diacungi jempol.

Hal itu disampaikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UMLB, Agung K Djibran, kepada Banggai Raya, Jumat (27/5/2022).

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, dari empat proposal mahasiswa UMLB yang kita ajukan, 2 proposal dinyatakan lolos. Dua proposal itu dari tim Fakultas Perikanan dan Fakultas Pertanian,” ujar Agung K Djibran di ruangnya.

Ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi kampus hijau, karena 2 tim mahasiswanya berhasil lolos dalam pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 8 Bidang tahun 2022.

Agung K Djibran berharap, lolosnya 2 proposal itu bisa menjadi gerbang awal kesuksesan UMLB dalam mengikuti Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) setelah pelaksanaan PKM.

Adapun kompetisi ini dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Dirjen Diktiristek), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Sebagai informasi, program ini mengikutsertakan sebanyak 1.523 proposal mahasiswa dari ratusan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di seluruh Indonesia.

Dari delapan bidang atau kategori yang dibuka tahun ini, kampus hijau hanya mengikutisertakan 4 kategori atau 4 proposal. Di mana empat proposal mahasiswa itu merupakan proposal yang terbaik berdasarkan hasil seleksi internal.

Dua proposal yang berhasil lolos dalam pendanaan PKM, yakni proposal bidang Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan IPTEK (PKM PI) dan Program Kreativitas Mahasiswa Riset (PKM RE).

Masing-masing judul proposal yang lolos dalam dua kategori dalam kompetisi nasional itu adalah “Strategi Pengembangan Budidaya Ikan Hias Melalui Digital Marketing/Perikanan Go Digital” dari tim mahasiswa Fakultas Perikanan; dan  “Karakteristik Pati Berbahan Pisang Lowe dengan Menggunakan Lama Perendaman Natrium Metabilsufit (Na2S2O5) dan Carboxylmetyl Celullose (CMC) dari tim mahasiswa Fakultas Pertanian.

Masing-masing proposal melibatkan tiga orang mahasiswa dari dua fakultas tersebut. Di mana dalam satu tim, akan mendapatkan pendanaan sebesar Rp5 juta untuk penelitian.

“Khusus LLDIKTI Wilayah XVI Gosuluteng, hanya tiga universitas yang lolos dalam PKM, yakni 1 dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Nusantara Palu, 2 dari Universitas Ichsan Gorontalo dan 2 dari UMLB,” jelasnya.

Usai diumumkan lolos pendanaan, UMLB nantinya akan menandatangani kontrak dengan Dirjen Diktiristek melalui LLDIKTI Wilayah XVI Gosuluteng terkait pencairan pendanaan proposal mahasiswa tersebut.

“Ke depannya, mahasiswa yang masuk dalam tim yang lolos itu akan melaksanakan penelitian di masyarakat selama empat bulan. Nantinya mahasiswa wajib mengajukan laporan kemajuan dalam bentuk video, artikel dan lainnya ke kementerian,” imbuhnya.

Atas capaian tersebut, Agung K Djibran berharap ini bisa menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk berprestasi di tingkat nasional. (*)

Editor: Jajad

Pos terkait