Sebagian Orangtua Belum Izinkan Anaknya Ikuti PTMT

  • Whatsapp
KEPALA Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Kabupaten Banggai, Djamaluddin Mansoba meninjau sekolah yang melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas. FOTO: ISTIMEWA

BANGGAI RAYA- Dari 890 lebih siswa SMP Negeri 3 Luwuk, tidak semuanya dapat mengikuti pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di sekolah. Pasalnya, ada sebagian orangtua yang tidak mengizinkan anaknya untuk mengikuti PTM tersebut.

Karenanya, masih ada siswa SMPN 3 Luwuk yang tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dalam jaringan (Daring) atau secara online.

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan Wakil Kepala sekolah Bidang Humas, SMPN 3 Luwuk, Rosiana kepada Banggai Raya, di ruang kerjanya, belum lama ini.

“SMPN 3 Luwuk tidak memaksakan anak-anak untuk masuk sekolah, tapi harus ada pernyataan dari orang tua siswa, yang mengizinkan untuk masuk sekolah. Dari 890 lebih siswa tidak semuanya mengikuti PTMT di sekolah. Setiap kelas hanya 15 orang, tapi ada juga kelas yang hanya 5 siswa, tergantung apa mendapatkan izin dari orang tua siswa,” kata Rosiana.

Ia mencontohkan, seperti di kelas perwaliannya, jumlah siswa sebanyak 33 orang, tapi yang diizinkan oleh orang tua hanya 17 orang. Jadi sisanya tetap melaksanakan pembelajaran secara daring. Ada juga di kelas lain, sesuai laporan para wali kelas hanya 5 sampai 6 orang.

Hal seperti itu tidak bisa dipaksakan. Walaupun begitu SMPN 3 Luwuk tetap melaksanakan PTMT di sekolah. Dan selebihnya dilakukan pembelajaran secara daring.

“Kita ada dua jadwal, yaitu jadwal PTMT dan jadwal daring. SMPN 3 Luwuk selama ini melaksanakan pembelajaran daring atau online. Luring dilakukan, kecuali apabila peserta didik berhalangan, seperti HP-nya tidak punya kuota dan lain sebagainya. Tapi Luring, lebih banyak anak-anak mengambil buku di sekolah, nanti guru wali kelas dan BK yang memediasi,” cetusnya.

Pelaksanaan PTMT di sekolah telah dilakukan komunikasi dengan PPKM kelurahan, kecamatan, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai. Kemudian dengan Sat Pol PP sebagai pengamanan, dan Komisi 1 DPRD Banggai sebagai mitra pendidikan.

Dan Dinkes Banggai sudah melakukan pengecekan, bahwa SMPN 3 Luwuk layak untuk melaksanakan PTMT di sekolah.

SMPN 3 Luwuk akan melaksanakan KBM di sekolah setiap Selasa, Kamis dan Sabtu, agar tidak bertemu dengan sekolah-sekolah lainnya yang melaksanakan PTMT di sekolah, pada Senin, Rabu dan Jumat.

“Ini memang jadwal dari dinas dan sesuai dengan mitra kerja, kami sudah layak untuk membuka sekolah di masa Pandemi Covid-19 ini. Pelaksanaan PTMT di sekolah tidak ada kendala, semua sudah siap, baik kelas, dan guru sudah siap, tinggal anak-anaknya. Semuanya sudah lengkap baik kelengkapan penerapan Prokes di sekolah,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muh Rum Lengkas

Pos terkait