Sawindo Didesak Laksanakan Rekomendasi DPRD Banggai

  • Whatsapp
Kantor DPRD Banggai

BANGGAI RAYA- Sejumlah warga yang lahannya masuk dalam areal sawit PT Sawindo Cemerlang di Kecamatan Batui mendesak agar pihak perusahaan melaksanakan rekomendasi yang telah diputuskan DPRD Banggai dalam rapat dengar pendapat (RDP) pertengahan Februari lalu, yakni pihak perusahaan harus mengembalikan lahan warga.

Kepada wartawan di Luwuk, Selasa (23/2/2021), warga itu meminta agar apa yang telah direkomendasikan dewan harus dilaksanakan perusahaan.

Dikutip dari Topikterkini.com, Komisi II DPRD Banggai pada Rabu, 17 Februari 2021 lalu telah menggelar RDP terkait pengaduan warga atas penguasaan lahan mereka oleh PT Sawindo Cemerlang.

Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPRD Banggai yang menghadirkan puluhan petani dan manajemen perusahaan serta instansi teknis itu melahirkan rekomendasi yang intinya mendesak perusahaan untuk mengembalikan lahan petani yang memiliki alas hak.

Rekomendasi Komisi II DPRD Banggai bernomor : 890 / 113 / DPRD, tertanggal 17 Februari 2021, tentang Penyelesaian Pembayaran Lahan Sawit Milik Petani Plasma Batui oleh PT Sawindo Cemerlang, ditandatangani oleh Ketua DPRD Banggai, Suprapto.

Rekomendasi itu menyoroti kinerja perusahaan, dengan memberikan penilaian bahwa perusahaan diduga tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan permasalahan.

Poin lain memohon kepada Bupati Banggai untuk meninjau kembali izin lokasi yang dikuasai oleh PT Sawindo.

Rekomendasi yang ditujukan ke Bupati Banggai itu berisi tiga poin.

Pertama, Komisi II DPRD Banggai merekomendasikan ke Bupati Banggai melalui pimpinan dewan sesuai kewenangannya untuk segera menyelesaikan hak–hak petani yang tergabung dalam plasma PT Sawindo Cemerlang yang belum terbayarkan, serta mengembalikan hak–hak tanah yang bersertifikat milik petani untuk dikelola sendiri oleh pemiliknya. Berdasarkan data, terdapat 58 orang yang memiliki alas hak sertifikat dan 22 orang yang memiliki SKPT. Mereka ini harus diselesaikan sesuai aturan yang berlaku.

Kedua, dalam hal PT Sawindo Cemerlang tidak punya itikad baik untuk menyelesaikan permasalahan ini, maka di poin ketiga disebutkan, Bupati Banggai dimohon untuk meninjau kembali izin lokasinya.

Sebelumnya, pada 31 Agustus 2020, Komisi II DPRD Banggai melalui rapat dengar pendapat menerbitkan  rekomendasi yang mendesak perusahaan untuk menyelesaikan permasalahan dengan pemilik lahsn. Rekomendasi itu menyebutkan, pihak perusahaan diberi waktu selama 4 bulan, terhitung sejak Agustus sampai Desember 2020 untuk menyelesaikan masalah dengan pemilik lahan.  Tapi sampai awal Februari 2021 permasalahan antara petani dan perusahaan tak kunjung selesai.

Pos terkait