Satlantas Bagi Takjil dan Sosialisasi Larangan Mudik

BANGGAI RAYA- Dalam rangka kegiatan operasi Ketupat Tinombala 2020, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Banggai membagikan takjil kepada pengendara yang melintas di traffic light, depan kantor Pengadilan Negeri Luwuk.

Selain membagikan takjil, satuan yang dipimpin Ajun Komisaris Polisi (AKP) Muhammad Fadhlan itu juga menyosialisasika tentang larang mudik lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah.

BACA JUGA:  Meneropong Keadilan Islam dalam Kasus Vina, Sebelum 7 Hari: Sebuah Refleksi Hukum dan Moral

Larangan ini merupakan kebijakan pemerintah pusat yang berlaku di seluruh daerah di Indonesia untuk mengantisipasi serta mencegah penyebaran virus korona atau Covid-19.

“Kegiatan bagi takjir sekaligus sosialisasi larangan mudik, merupakan bagian dari kegiatan Operasi Ketupat Tinombala 2020,” ucap Fadhlan kepada awak media.

BACA JUGA:  Idul Adha 1445 H, Masjid An Nuur Luwuk Sembelih 11 Ekor Sapi Kurban

Mengingat pelaksanaan Operasi Ketupat 2020 ini, fokus pada pencegahan penyebaran Covid-19, personel Sat-Lantas Polres Banggai dengan ide kreatif untuk membangun kesadaran masyarakat, yakni membbagikan dus berisi takjil yang dikemas dengan tulisan imbauan pencegahan Covid-19.

Tulisan dus takjil berisi imbauan agar selalu menggunakan masker saat keluar rumah, sering-sering mencuci tangan, menjaga jarak, tetap di rumah saja dan larangan mudik lebaran untuk tahun ini.

BACA JUGA:  Rayakan IdulAdha, Pekerja JOB Tomori dan Mitra Kerja Salurkan 29 Ekor Hewan Qurban

“Harapannya agar kesadaran masyarakat ada, serta bersama-sama melawan virus korona ini,” tuturnya.

Pembagian takjil yang tetap menerapkan physical distancing, kata Fadhlan, akan dilakukan diberbagai tempat di Kota Luwuk dan sekitarnya selama ramadan. MAN/*