Satgas Totikum Selatan Himbau Warga Patuhi Protokol Kesehatan!

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Satgas Covid-19 Kecamatan Totikum Selatan melakukan sosialisasi Perbup No. 23 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan protokol kesehatan. Sosialisasi yang dipimpin langsung Ketua Satgas Kecamatan Totikum Selatan, Apriyanto Pamolango, S. STP yang juga Plt Camat Totikum Selatan ini menggunakan kendaraan roda empat dengan menyasar 8 desa, Rabu (30/9/2020).

Sebanyak tiga unit kendaraan roda empat dan dua unit kendaraan roda dua diturunkan untuk menyukseskan sosialisasi tersebut. Satgas Covid-19 Totikum Selatan memberikan himbauan melalui pengeras suara melalui mobil Ambulance milik UPT Puskesmas Totikum Selatan.

Ikut serta dalam sosialisasi itu adalah, Kapolsek Totikum/Totikum Selatan, Ipda Rudi bersama tiga anggotanya, Babinsa/Danpos Kecamatan Totikum/Tosel Koramil 1308-10/Salakan, Serma J. Ferry, Kepala UPT Kec. Totikum Selatan, Iriawan Talib, S.Km., bersama satu stafnya, Kasi Trantib Kec. Totikum Selatan, H. Nardin A. Djakaya, SH, Bhabinkamtibmas Desa Kalumbatan, Brigadir Pol Basri, dan Sat Pol PP Kecamatan Totikum, Risno.

Dalam penyampaiannya, Ketua Satgas Kecamatan Totikum Selatan, Apriyanto Pamolango, S. STP., mengingatkan kepada masyarakat agar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, yakni rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan hensanitaizer, dan memakai masker saat bepergian.

Di tengah pandemi ini, masyarakat juga diminta untuk mengnsumsi makanan sehat dan imbangi dengan berolahraga. Kurangi berpergian bila tidak penting, dan sebaiknya tinggal di rumah. Meminimalisir bersentuhan, berdekatan dengan orang lain, sebaiknya menjaga jarak lebih dari 1 meter. Hindari memegang area wajah, mata, hidung dan mulut sebelum mencuci tangan. Jika ada keluarga atau kerabat yang datang dari luar daerah yang terpapar virus Corona, agar dapat memeriksakan kesehatan di puskesmas atau di rumah sakit terdekat.

DENDA HINGGA RP200 RIBU

Bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan, bersiap akan mendapatkan sanksi sosial hingga dendar administrasi Rp50 ribu sampai Rp200 ribu. Hal itu diatur dalam Perbup No. 23 tahun 2020 ayat 1.

Bagi pelanggar akan diberikan teguran lisan atau teguran tertulis, sanksi sosial (kerja bakti) dan denda administrasi sebesar Rp 50 ribu perorangan ) dan Rp200 ribu bagi pelaku usaha (kios, toko dll). Peraturan ini akan diberlakukan mulai tanggal 1 Oktober 2020. JAD

Pos terkait