Salat Idul Fitri di Masjid An Nur Luwuk Terapkan Prokes

  • Whatsapp
KHOTIB Salat Idul Fitri 1442 Hijriyah/2021 Masehi, Kepala Pengadilan Agama Kabupaten Banggai, Drs. Mustafa, M.H. FOTO RUM LENGKAS

BANGGAI RAYA- Pengelola dan Takmir Masjid Agung An Nur Luwuk menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan Salat Idul Fitri 1442 Hijriyah/2021 Masehi, Kamis (13/5/2021). Para jamaah memakai masker, dan menjaga jarak.

Amatan Banggai Raya, para pengelola Masjid Agung An Nur Luwuk telah berbagi tugas dalam mengatur pelaksanaan Salat Idul Fitri. Pengurus memberikan tanda silang di lantai untuk pengaturan jarak antara jamaah satu dengan yang lainnya.

Bacaan Lainnya

Kemudian jamaah diwajibkan memakai masker, terlihat mantan Bupati Banggai, H. Sofyan Mile yang ikut bersama melaksanakan salat idul fitri di Masjid An Nur Luwuk dengan memakai masker. Turut hadir pula Bupati Banggai, H. Herwin Yatim dan Wabup Mustar Labolo, serta pengurus Yayasan Pengelola dan Takmir Masjid Agung An Nur Luwuk, dan PBHI Kabupaten Banggai serta warga muslim dalam Kota Luwuk dan sekitarnya.

Pelaksanaan salat Ied tersebut atas kerjasama Pemda Banggai, Pengelola Masjid Agung An Nur Luwuk dengan PHBI Banggai. Dengan Khatib Utama yaitu Kepala Pengadilan Agama Kabupaten Banggai, Drs Mustafa, MH, Imam Utama, Ustad Rizal Panigoro dan Bilal Imam, Ustad Alpian Yatim.

Salat idul fitri dilaksanakan sekira pukul 07.00 pagi. Tapi, sebelumnya Panitia Pembangunan Masjid An Nur Luwuk melaporkan keadaan kas saldo, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Bupati Banggai, H. Herwin Yatim dan Wabup H. Mustar Labolo.

Selanjutnya, pembawa acara Julhardi Nursin menyampaikan lapazh dan syarat-syarat Salat Idul Fitri kepada seluruh jamaah yang hadir. Kemudian dilanjutkan salat Idul Fitri tahun 2021 yang dipimpin oleh Ustad Rizal Panigoro. Pada rakaat kedua, Imam memimpin doa untuk rakyat Negara Palestina.

Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Banggai, Drs Mustafa, MH selaku khatib, dalam ceramahnya mengatakan, bahwa hari ini adalah hari yang tidak akan dilewatkan oleh umat muslim di seluruh dunia.
“Karena kita telah berhasil melewati ujian yang berat selama sebulan, kita yakin bahwa Ramadan telah menempatkan diri kita pada tingkat yang mutakim,” harapnya.

Pos terkait