RSUD Luwuk Siapkan 3 Ruangan Isolasi Pasien Covid-19

  • Whatsapp
RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) Luwuk

BANGGAI RAYA- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Luwuk, telah menyiapkan tiga ruangan isolasi untuk merawat pasien positif Covid-19. Ketiga ruangan isolasi tersebut, terdiri dari ruangan isolasi I dengan kapasitas merawat 18 pasien, dan ruangan isolasi II dengan kapasitas 12 pasien, serta isolasi III hanya bisa menampung 3 pasien saja.

Semua ruangan tersebut, tidak semua ada ventilator dan hanya ruangan isolasi I saja yang memiliki tempat operasi dan bisa dilakukan tindakan serta ada tempat perawatan, HCU (Unit Pelayanan Rawat Inap), ruangan pemeriksaan penunjangan, seperti untuk melakukan rontgen. Sedangkan, di ruangan isolasi II hanya terdapat ruang perawatan dan tindakan persalinan. Di ruangan isolasi II terdapat ruang perawatan, HCU dan ruangan tindakan sederhana.

Kepada Banggai Raya, Rabu (8/7/2020) Ketua Komite Medik RSUD Luwuk, dr. Budiyanto Uda’a mengatakan, ketiga ruangan isolasi itu masing-masing memiliki fasilitas yang berbeda.

“Sementra ini di ruangan isolasi II, belum terdapat pasien yang positif. Termasuk lengkap fasilitas kami ini, karena sudah ada ruangan operasi dan ruangan persalinan bagi pasien positif yang akan melahirkan,” kata Budiyanto Uda’a.

Saat ini, jumlah pasien positif Covid-19 berjumlah 12 pasien ungkap Budiyanto Uda’a. Perlu diketahui, semua pasien positif Covid-19, wajib dirawat di RSUD Luwuk. “Pasien positif Covid itu wajib dirawat di rumah sakit, tidak boleh di tempat lain. Kecuali, pasien yang PDP atau masih menunggu hasil swab, maka sementara waktu bisa diisolasi dulu di gedung yang disediakan oleh pemerintah daerah,” kata dia.

Pola penangan pasien yang dilakukan oleh RSUD Luwuk, hanya sebatas memberikan vitamin C dan E, kemudian memberikan pasien obat anti virus serta makanan yang bergizi. “Sepanjang yang kami lakukan itu memberikan vitamin untuk daya tahan tubuh, dengan obat anti covid atau obat anti virus. Kalau ada penambahan obat-obatan, itu karena untuk penyakit tambahan atau bawaan dari pasien. Makanannya, sesuai standar dan sudah melewati analisa gizi dari dokter gizi, makanya makanan sesuai kadar gizi yang kami berikan. Bahkan, setiap hari pasien harus diberikan makanan empat sehat lima sempurna dan ditambahkan dengan buah-buahan, ada karbohidrat,lemak, susu, ditambah lagi dengan buah-buahan,” ungkap dia.

Perawat yang bertugas di ketiga ruangan isolasi tersebut, diwajibkan sesudah melaksanakan tugasnya, harus melakukan karantina di salah satu hotel di Kota Luwuk. “Semua perawat yang bertugas di ruangan isolasi, sudah kami siapkan tempat karantinya. Jadi usai mereka bertugas, mereka langsung ke hotel tempat karantina,” jelasnya. SAH

Pos terkait