Ronald Gulla Reses, Jaring Aspirasi Warga di Bangkep

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Sekretaris Komisi 1 DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Ronald Gulla melakukan reses masa sidang 1 tahun ke-3 2021 di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan, belum lama ini.

Reses itu seperti dilakukan di Desa Gansal, Kecamatan Tinangkung Selatan. Turut dihadiri Kepala Desa, Sekdes, BPD, Pimpinan Rumah Ibadah, serta masyarakat desa setempat.

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan tersebut, warga Desa Gansal telah menyiapkan proposal bantuan yang akan diajukan.

Hasil jaring aspirasi di Desa Gansal itu, ada Kelompok petani yang mengusulkan pembangunan jalan kantong produksi untuk beberapa sentra kebun di desa.

Bantuan ternak sapi, kambing dan babi untuk kelompok peternak. Bantuan pembangunan rumah Ibadah dan fasilitasnya, bantuan bagi mahasiswa tidak mampu karena sebagian masyarakat kesulitan membiayai kuliah anak-anaknya.

Kepada Banggai Raya, Sekretaris Komisi DPRD Sulteng, Ronald Gulla mengaku, ada warga meminta bantuan mengenai budidaya rumput laut serta cara pembudidayaannya, karena beberapa tahun ini petani rumput laut banyak yang gagal panen.

“Sehingga dimintakan agar Dinas Kelautan Perikanan Sulteng dapat menyurvei lautan perairan mereka, sekaligus dapat mengajarkan pembudidayaannya agar berhasil,” kata Ronald Gulla melalui pesan WhatsApp, Sabtu (11/12/2021).

Lebih lanjut, Ia mengatakan warga Desa Gansal meminta bantuan modal dan bibit bagi petani nilam. Penghijauan kembali daerah tangkapan air hujan dalam rangka melestarikan hutan dan lingkungan serta menjaga agar Pulau Peling dapat dijaga dan dilindungi dari penggunaan hutan.

Bantuan kelompok perikanan, seperti katinting dan perahu fiber untuk nelayan.Bantuan ambulance untuk masyarakat Tinangkung Selatan. Perbaikan dan rehabilitasi terumbu karang sekitar perairan Desa Gansal dan Tinangkung Selatan yang sudah banyak rusak.

“Juga perbaikan jalan propinsi Salakan- Sambiut yang kurang memadai lagi, banyak lubang dan kerusakan yang sudah terjadi di ruas jalan propinsi tersebut. Pembangunan riol disekitar jalan propinsi Salakan- Sambiut di Desa Gansal yang sering teremdam air,” bebernya.

Dari usulan masyarakat kata Ronald, terdapat usulan masyarakat yang bukan kewenangan propinsi, diantaranya pembangunan dan peningkatan jalan lingkungan Desa Gansal. Pemulihan tenaga guru SD yang sudah belasan tahun mengabdi dengan honor kecil menjadi ASN.

Pembuatan pabrik rumput laut disekitar Salakan untuk menampung, dan meningkatkan harga rumput laut masyarakat. Perbaikan jalan lingkungan kearah pantai Desa Gansal.

“Dari berbagai usulan yang masuk, dari kepala desa dan beberapa kelompok nelayan serta pimpinan rumah ibadah memberikan apresiasi. Mereka berterima kasih atas bantuan yang sudah diberikan selama ini. Sehingga semua rumah ibadah sudah pernah dibantu oleh dana propinsi, serta bantuan kelompok nelayan rumput laut yang sudah pernah mendapatkan bantuan serta beberapa orang tua mahasiswa,” tuturnya.

“Mereka berterima kasih pula, atas bantuan kepada anak-anak mereka yang telah mendapatkan bantuan, bagi mahasiswa tidak mampu di Desa Gansal kurang lebih sebanyak 10 orang. Reses masa sidang 1 ini akan dilaporkan kepada Gubernur dan akan dipertimbangkan menjadi usulan untuk APBD Perubahan 2022, juga APBD 2023 nanti,” harapnya.

Sebelumnya, Ronald Gulla melaksanakan reses titik ke-2 masa sidang 1 tahun ke 3 2021, di Desa Bonepuso, Kecamatan Bulagi Selatan. Hadir juga masyarakat Desa Kambani, dan Desa Toi-Toi. (*)

Penulis: Rum Lengkas

Pos terkait